Pengertian Surat Dakwaan dan Contoh Surat Dakwaan Tunggal Kasus Pembunuhan

(Foto oleh Tingey Injury Law Firm dari Unsplash)

Surat dakwaan adalah dokumen resmi yang berisi tuntutan atau pembuktian dari jaksa penuntut umum terhadap seorang terdakwa dalam sebuah perkara pidana.

Surat dakwaan ini menyajikan argumen hukum dan fakta-fakta yang mendukung tuduhan bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana tertentu.

Beberapa informasi yang biasanya terdapat dalam surat dakwaan meliputi:

1.  Identitas Terdakwa : Nama lengkap, alamat, dan informasi identifikasi lainnya dari terdakwa.

2.  Uraian Tindak Pidana : Rinciannya pelanggaran hukum yang didakwakan kepada terdakwa, termasuk waktu, tempat, dan detail lainnya tentang kejadian.

3.  Pasal-Pasal Hukum yang Dilanggar : Rujukan terhadap pasal-pasal hukum yang diduga dilanggar oleh terdakwa.

4.  Bukti-Bukti Pendukung : Penyertaan bukti-bukti atau fakta-fakta yang mendukung tuntutan jaksa terhadap terdakwa.

5.  Keterangan Saksi : Jika ada, surat dakwaan juga dapat mencantumkan keterangan dari saksi-saksi yang relevan untuk mendukung tuntutan.

6.  Tuntutan Pidana : Jaksa penuntut umum biasanya menyampaikan tuntutan pidana yang diinginkan sebagai akibat dari tindakan pidana yang didakwakan.

Surat dakwaan ini menjadi dasar untuk memulai proses persidangan. Setelah surat dakwaan diajukan, proses persidangan akan berlanjut dengan pemeriksaan bukti dan pendapat saksi-saksi di hadapan pengadilan. Terdakwa memiliki hak untuk membela diri dan mengajukan pembelaan terhadap tuduhan yang diajukan melalui surat dakwaan. Seluruh proses ini merupakan bagian dari sistem peradilan yang bertujuan untuk mencapai keadilan dan menentukan kesalahan atau ketidakbersalahan terdakwa.

 Contoh Surat Dakwaan Tunggal Kasus Pembunuhan


Untuk mendownload Surat Dakwaan Tunggal Kasus Pembunuhan, melalui link di bawah

Next Post Previous Post