Bank Indonesia Diperkirakan Pertahankan BI Rate di 5%

Bank Indonesia Diperkirakan Pertahankan BI Rate di 5%

Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5% pada kebijakan moneternya yang akan datang. Prediksi ini muncul di tengah berbagai kondisi ekonomi domestik dan global yang dinilai masih memerlukan stabilitas dari sisi suku bunga.

Keputusan BI untuk menahan BI Rate di 5% didasarkan pada upaya menjaga inflasi agar tetap terkendali dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah. BI melihat angka inflasi yang masih berada dalam kisaran sasaran dan tekanan global yang berpotensi mempengaruhi pasar keuangan dalam negeri.

Selain itu, BI juga mempertimbangkan kondisi pemulihan ekonomi nasional yang mulai menunjukkan tanda-tanda positif, sehingga suku bunga yang sudah ada saat ini dianggap cukup mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa memicu lonjakan inflasi yang tinggi.

Dengan mempertahankan BI Rate di 5%, Bank Indonesia berharap dapat memberikan sinyal stabilitas kepada pelaku pasar dan mengurangi volatilitas di sektor keuangan. Kebijakan ini juga diharapkan memberi ruang bagi perbankan untuk menyesuaikan kredit dan pembiayaan yang lebih optimal, sehingga mendukung kegiatan bisnis dan konsumsi masyarakat.

Namun, BI juga akan tetap memantau perkembangan ekonomi global, terutama perubahan kebijakan moneter dari bank sentral negara lain dan dinamika harga komoditas yang dapat memengaruhi perekonomian domestik.

Secara keseluruhan, prediksi BI Rate bertahan di 5% menunjukkan sikap hati-hati Bank Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas harga serta nilai tukar rupiah.

 

Next Post Previous Post