Kurs Dolar-Rupiah Hari Ini, Bank BCA, Selasa 16 September 2025, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 16.370
![]() |
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Kurs dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah Indonesia (IDR) pada hari Selasa, 16 September 2025, di Bank Central Asia (BCA) berada pada kisaran nilai tukar sekitar Rp 16.370 per dolar AS. Nilai tukar ini memperlihatkan fluktuasi yang relatif stabil dengan kecenderungan menguat jika dibandingkan posisi penutupan beberapa hari sebelumnya.
Pada perdagangan Senin, 15 September 2025, rupiah menguat ke level sekitar Rp 16.375 per dolar AS, dan proyeksi untuk hari Selasa ini diperkirakan bergerak di rentang Rp 16.370 hingga Rp 16.420, menunjukkan adanya aktivitas perdagangan yang cenderung positif dari sisi rupiah terhadap dolar AS.
Bank BCA, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, menetapkan harga beli dolar sekitar Rp 16.365 sampai Rp 16.385, dan harga jual dolar sekitar Rp 16.405 sampai Rp 16.535, tergantung pada jenis transaksi, seperti e-rate atau TT counter. Perbedaan harga ini mencerminkan spread yang umum pada transaksi valas di perbankan. Kurs di BCA juga mencerminkan tren pergerakan nilai tukar di pasar uang Indonesia, di mana rupiah saat ini masih cukup kuat meskipun masih menghadapi sentimen global dan domestik.
Penguatan rupiah terhadap dolar AS pada periode ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain inflow asing ke pasar modal Indonesia, stabilnya harga komoditas utama, serta kondisi ekonomi domestik yang menunjukkan pemulihan. Namun, rupiah juga berpotensi bergerak fluktuatif karena faktor eksternal seperti perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat, sentimen global terhadap geopolitik, dan kebijakan perdagangan internasional yang masih dinamis.
Secara keseluruhan, kurs dolar-rupiah di Bank BCA pada 16 September 2025 menunjukkan kondisi yang cukup stabil dengan nilai tukar berkisar sekitar Rp 16.370 per dolar AS, mencerminkan keseimbangan pasar yang sedang menunggu arah ekonomi global dan faktor kebijakan yang lebih jelas dalam waktu dekat.
Investor dan pelaku bisnis dianjurkan untuk tetap memantau pergerakan pasar dan berita ekonomi terkini guna mengambil keputusan keuangan yang tepat.


