Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 16 September 2025

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 16 September 2025
(Foto Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 16 September 2025)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 16 September 2025 diprediksi akan melanjutkan tren penguatan meskipun dengan potensi terbatas dan kemungkinan adanya koreksi teknikal. Berikut uraian lengkapnya:

Kondisi dan Pergerakan IHSG Hari Ini

Pada penutupan perdagangan hari Senin, 15 September 2025, IHSG tercatat menguat sebesar 1,06% ke level 7.937,12 dengan nilai transaksi mencapai Rp17,04 triliun dan volume perdagangan 36,05 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi mencapai 2,13 juta kali, mencerminkan aktivitas pasar yang cukup tinggi. Dari total saham yang diperdagangkan, 493 saham menguat, 221 saham melemah, dan 242 saham stagnan. Kapitalisasi pasar bursa saham Indonesia kini berada di angka sekitar Rp14.309 triliun.

IHSG dibuka pada level 7.891,26 dengan level terendah 7.889,19 dan tertinggi 7.937,12 sepanjang perdagangan hari ini. Penguatan ini didukung oleh kenaikan harga saham-saham unggulan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 1,26%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 0,22%, serta pergerakan positif saham sektor teknologi dan konsumer non-primer.

Analisis Teknis IHSG

Menurut analis Binaartha Sekuritas, IHSG saat ini mendekati level resistance Fibonacci di 7.953. Jika IHSG mampu menembus level ini, berpotensi melanjutkan tren naik menuju resistance berikutnya di level 8.007 sampai 8.102. Namun, jika resistance ini bertahan, kenaikan IHSG bisa berakhir lebih awal dan berpotensi koreksi.

Level support yang perlu dicermati berada pada rentang 7.821, 7.742, 7.604, dan 7.534, sementara resistance berada di 7.953, 8.025, dan 8.102. Indikator teknikal MACD saat ini menunjukkan kondisi yang netral, sehingga trader perlu memperhatikan konfirmasi lebih lanjut dari pergerakan harga dan volume transaksi.

Proyeksi Pergerakan IHSG

  • IHSG diproyeksikan menguat terbatas dengan support di sekitar 7.850-7.970 dan resistance pada 7.943-8.020.
  • Strategi terbaik bagi investor yang sudah berposisi adalah menjaga posisi dengan disiplin level cut loss di sekitar 7.779.
  • Bagi investor yang ingin masuk posisi baru disarankan menunggu konfirmasi breakout dengan volume kuat di atas level 8.025.

Rekomendasi Saham Pilihan

(Foto Saham MDKA dari Google Finansial)
Beberapa saham yang direkomendasikan oleh sejumlah analis untuk perdagangan hari ini adalah:

📈 PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

  • Buy on weakness pada area harga Rp 2.450-2.500.
  • Target harga Rp 2.540-2.610 dengan cut loss di bawah Rp 2.400.

📈 PT United Tractors Tbk (UNTR)

  • Speculative buy di kisaran Rp 26.300.
  • Target harga Rp 26.450-26.700 dengan stop loss di bawah Rp 26.100.

📈 PT Harum Energy Tbk (HRUM)

  • Speculative buy pada harga Rp 1.130.
  • Target harga Rp 1.160-1.180 dengan cut loss di bawah Rp 1.110.

📈 PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG)

📈 PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)

📈 PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Selain itu, rekomendasi dari MNC Sekuritas juga menyebutkan beberapa saham lain:

📈 PT Sentul City Tbk (BKSL): Buy on weakness di rentang Rp 135-139, target harga Rp 148-154.

📈 PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Buy on weakness di Rp 1.440-1.500, target harga Rp 1.595-1.690.

📈 PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Speculative buy di Rp 1.665-1.685, target harga Rp 1.750-1.780.

Sektor Penggerak IHSG

Sektor-sektor yang mengalami penguatan signifikan pada perdagangan kemarin antara lain sektor utilitas, konsumer non-primer, dan teknologi. Emiten besar seperti Telkom Indonesia (TLKM) memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan IHSG dengan kenaikan harga saham sebesar 5,16% ke Rp 3.260 per saham.

Kesimpulan

IHSG pada perdagangan Selasa, 16 September 2025, diperkirakan melanjutkan pelebaran penguatan dengan potensi terbatas dan adanya risiko koreksi minor. Investor disarankan untuk cermat membaca sinyal teknikal dan berita yang mempengaruhi pasar. Saham MDKA, UNTR, HRUM, KPIG, SRTG, ANTM, serta saham rekomendasi dari beberapa sekuritas menjadi pilihan menarik untuk dipertimbangkan dengan manajemen risiko yang disiplin.

Semua keputusan investasi hendaknya didukung dengan analisa teknikal dan fundamental yang mendalam serta sesuai dengan profil risiko masing-masing investor.


 

Next Post Previous Post