Agrinas Pangan Bakal Bangun 50 Ribu Kopdes Sampai Akhir Tahun

Agrinas Pangan Bakal Bangun 50 Ribu Kopdes Sampai Akhir Tahun

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dipercaya oleh pemerintah untuk mempercepat pembangunan fasilitas fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia. Menurut Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, hingga saat ini Agrinas Pangan yang bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah gencar membangun sekitar 50 ribu Kopdes hingga akhir tahun 2025. Ini adalah bagian dari program pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik Kopdes Merah Putih.

Pembangunan Kopdes dilakukan secara bertahap dan strategis dengan target penyelesaian fasilitas fisik berupa gudang, gerai, apotek, klinik, dan fasilitas parkir yang berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa. Dari total sekitar 5.000 titik lokasi yang sudah terdata, 2.400 telah siap dibangun dengan perhatian khusus pada kesiapan lahan yang dipastikan melalui koordinasi intensif antara Agrinas, TNI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait.

Agrinas dan TNI diberi tugas khusus agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan efisien, memanfaatkan kapasitas teknis dan pengawasan ketat di lapangan. Skema pembiayaan pembangunan dan modal kerja untuk setiap koperasi dialokasikan dengan plafon hingga Rp3 miliar melalui kerjasama dengan bank Himbara, serta didukung tim business assistant yang mendampingi koperasi untuk bisnis yang produktif dan berkelanjutan.

Meski menghadapi tantangan seperti karakteristik lahan yang berbeda-beda dan ketersediaan lahan yang tidak selalu ideal, pemerintah dan Agrinas terus melakukan verifikasi dan inventarisasi aset lahan guna memastikan kelancaran pembangunan. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di desa dengan menjadikan Kopdes sebagai pusat pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi dan mandiri.

Dengan percepatan ini, diharapkan seluruh Kopdes Merah Putih yang menargetkan hingga 80.000 unit bisa beroperasi penuh pada Maret 2026, mendukung pengembangan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Next Post Previous Post