IPO Superbank Bocor, Target Dana Rp 5,3 Triliun
Jika seluruh saham yang ditawarkan tersebut terserap, Superbank akan menghimpun dana sebesar Rp 5,36 triliun, menjadikan IPO ini sebagai salah satu aksi korporasi terbesar (lighthouse company) yang akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2025.
Sekitar 70% dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat penyaluran kredit, sementara sisanya dialokasikan untuk belanja modal dan pengembangan sistem teknologi informasi. Penjamin emisi efek untuk IPO ini termasuk PT Sucor Sekuritas dan Mandiri Sekuritas, dengan CLSA Sekuritas sebagai joint global coordinator.
Rencana IPO ini telah menjadi perhatian sejak awal tahun 2025, dengan valuasi perusahaan diperkirakan mencapai US$1,5–2 miliar (sekitar Rp 24,9–33,2 triliun).

