Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Sabtu 8 November 2025
| (Foto Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Sabtu 8 November 2025) |
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Sabtu, 8 November 2025, diperkirakan akan melanjutkan tren penguatan yang telah tercatat pada penutupan perdagangan Jumat, 7 November 2025. IHSG pada hari Jumat ditutup menguat sebesar 57,53 poin atau 0,69% ke level 8.394,59, mencatatkan peningkatan yang signifikan dan menjadi bagian dari tren kenaikan IHSG dalam sepekan terakhir sebesar 2,83%.
Kondisi dan Prediksi IHSG
Pada perdagangan Jumat, IHSG didukung oleh penguatan tujuh indeks sektoral, dengan sektor infrastruktur naik 2,42%, properti naik 1,98%, dan energi naik 1,81% yang menunjukkan sentimen positif pada sektor-sektor tersebut.
Namun, terdapat empat sektor yang melemah sehingga investor disarankan untuk tetap waspada terutama terhadap kemungkinan aksi ambil untung jelang akhir pekan. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support sekitar 8.270-8.320 dan resistance di kisaran 8.380-8.400 pada Sabtu.
Rekomendasi Saham Hari Sabtu, 8 November 2025
| (Foto Saham CBRE dari Google Finansial) |
CBRE (PT Cakra Buana Resources Energi Tbk) sektor energi, target harga Rp1.200, didorong oleh rebound harga komoditas energi.
MAPA (PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk) sektor ritel dan konsumsi, target Rp1.500, karena meningkatnya konsumerisme.
BRIS (PT Bank Syariah Indonesia Tbk) sektor keuangan syariah, target Rp2.000, dengan momentum kuat di ranah perbankan syariah.
MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk) sektor komoditas, khususnya emas dan tembaga, target Rp3.000, mendapat keuntungan dari kenaikan harga komoditas.
BBYB (PT Bank Neo Commerce Tbk) digital banking dan fintech, target Rp1.800, tren positif pada sektor teknologi keuangan.
VKTR (PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk) sektor kendaraan listrik, target Rp1.200, mendapat sentimen positif dari tren mobilitas hijau dan kendaraan ramah lingkungan.
Sentimen Pasar dan Strategi Investasi
Sikap pasar dipengaruhi oleh berbagai faktor kini termasuk data perdagangan global, khususnya neraca perdagangan China dan laporan ketenagakerjaan AS, serta data domestik seperti cadangan devisa dan penjualan motor yang berpotensi menjadi sentimen tambahan dalam pergerakan saham.
Dana asing tampak masuk ke pasar saham Indonesia dengan volume yang meningkat pekan ini, menunjang penguatan IHSG secara luas. Beberapa emiten big caps yang masuk dalam MSCI juga mendorong sentimen positif, khususnya di sektor sumber daya mineral dan energi terbarukan.
Disarankan untuk investor agar melakukan strategi "buy on weakness" di zona support IHSG di 8.270-8.320 dengan target resistance di 8.380-8.400 untuk memanfaatkan momentum rebound yang sedang berlangsung. Meskipun pasar menunjukkan potensi penguatan, kewaspadaan terhadap aksi ambil untung menjelang akhir pekan tetap harus diperhatikan.
Kesimpulan
Untuk perdagangan Sabtu, 8 November 2025, IHSG diperkirakan akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat berdasarkan data dan tren pekan ini. Rekomendasi saham berfokus pada sektor energi, konsumer, keuangan syariah, komoditas, fintech, dan teknologi hijau yang memiliki prospek positif. Investor disarankan untuk memantau pergerakan teknikal IHSG dan mengambil peluang beli pada level support yang strategis sambil memperhatikan sentimen pasar global dan lokal yang dapat mempengaruhi fluktuasi harga saham secara dinamis.

