Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 1 Desember 2025

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 1 Desember 2025
(Foto Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 1 Desember 2025)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak sideways dengan potensi penguatan terbatas di kisaran 8.470 hingga 8.600 pada perdagangan Senin, 1 Desember 2025. 

Penutupan IHSG Jumat lalu di level 8.508,71 setelah melemah 0,43% akibat profit taking pasca-rekor tertinggi baru (ATH) tidak mengubah tren jangka menengah yang masih bullish. Selama bertahan di atas pivot 8.500, peluang technical rebound tetap terbuka, meski volatilitas jangka pendek tinggi.​

Analisis Teknikal

Secara teknikal, IHSG menunjukkan pola konsolidasi sehat dengan positive slope histogram MACD yang mulai melemah dan Stochastic RSI mengarah turun. Indeks berada di bawah MA5 tapi masih di atas MA20, mengindikasikan momentum penguatan terjaga tanpa pembalikan tren. Level kunci mencakup support 8.470-8.500, pivot 8.500, dan resistance 8.585-8.610; penembusan support bisa picu koreksi ke 8.365-8.461.​

Faktor Fundamental dan Sentimen

Pergerakan dipengaruhi rilis data ekonomi domestik seperti PMI manufaktur, neraca perdagangan (proyeksi surplus USD 3,8 miliar), dan inflasi (0,3% m/m, 2,8% y/y). Data positif bisa dorong penguatan pembukaan, sementara rotasi dana ke new blue chips konglomerasi tekan sektor perbankan akibat outflow asing. Tren historis Desember juga cenderung bullish berdasarkan data dekade terakhir.​

Rekomendasi Saham

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 1 Desember 2025
(Foto Saham MAPA dari Google Finansial)
Analis sarankan fokus saham dengan potensi penguatan teknikal dan fundamental stabil:

Sektor konsumsi/ritel: ACES, MAPA, MYOR, ICBP  (potensi kenaikan 40-50%+).

Unggulan lain: ASII , DEWA, PGAS , UNTR , WIFI, IMPC, CUAN. Emiten ini layak dicermati untuk rebound IHSG.​

Strategi Trading

Pantau support 8.500 untuk entry rebound; risk control di bawah 8.470. Prioritaskan saham rotasi sektor energi dan konsumsi, hindari perbankan tekanan. Volatilitas tinggi, kombinasikan analisis teknikal dengan sentimen data ekonomi untuk keputusan.​

Next Post Previous Post