Ada WFA, Puncak Arus Mudik Diproyeksi Geser ke 24 Desember
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama libur Natal dan Tahun Baru memengaruhi pola perjalanan masyarakat, sehingga puncak arus mudik bergeser ke 24 Desember 2025.
Prediksi awal menempatkan lonjakan pada 20-21 Desember, tapi data terkini menunjukkan peningkatan hanya 2-8,9% dari lalu lintas normal pada 18-22 Desember.
Penyebab Pergeseran
Imbauan WFA pada 29-31 Desember untuk ASN dan pekerja swasta membuat pemudik menunda keberangkatan agar bisa menikmati libur lebih panjang.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan, proyeksi peak season berubah karena faktor ini, dengan lonjakan signifikan diprediksi pada 24 Desember. Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono juga memproyeksikan puncak di 23-24 Desember berdasarkan data 666.993 kendaraan keluar Jabodetabek.
Dampak dan Antisipasi
Pergeseran ini memungkinkan distribusi lalu lintas lebih merata, mengurangi kemacetan ekstrem. Jasa Marga menyiapkan diskon tol 20% di 8 ruas untuk arus balik mulai 31 Desember, sementara puncak balik diproyeksi 2 Januari 2026. Kemenhub memperkirakan 17,18 juta orang bergerak pada 24 Desember.
Data Lalu Lintas Terkini
Periode Kendaraan Keluar Jabodetabek Kenaikan dari Normal
18-22 Des 2025 666.993 8,9%
Proyeksi 23-24 Des Lonjakan signifikan Dipengaruhi WFA
Korlantas memantau melalui Command Center untuk penyesuaian strategi keselamatan. Pemudik disarankan cek update tol dan cuaca sebelum berangkat.

