Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca menjadi Fashion Premium
Batik Malessa, usaha kreatif di Surakarta, berhasil mengubah kain perca menjadi produk fashion premium berkat dukungan pemberdayaan dari BRI.
Usaha ini dimulai oleh Madu pada 2018 di Kampung Dipotrunan, Serengan, Solo, awalnya dari daster berbahan kain sisa untuk memberdayakan ibu rumah tangga. Nama Malessa berasal dari gabungan nama Madu dan anaknya Alesa, melambangkan nilai keluarga, dengan legalitas lengkap seperti HAKI dan NIB.
Produk dibagi menjadi lini massal seperti daster dan busana rumahan, serta lini premium dari padu padan batik, lurik, serta tenun eksklusif dengan produksi terbatas. Prinsip zero waste diterapkan, memanfaatkan sisa kain untuk aksesori seperti tas dan dompet, dengan quality control ketat via sketsa desain unik.
Dukungan BRI
Peningkatan produksi 40% dicapai melalui KUR BRI untuk mesin jahit dan potong, plus pelatihan via Rumah BUMN BRI Solo, BRIncubator, hingga bimbingan ekspor. Kini mempekerjakan 8 orang, termasuk peserta BPJS, dengan distribusi ke toko oleh-oleh, bandara, hotel, dan pameran internasional di Belanda, Swiss, Australia.
Malessa memberdayakan perempuan lokal, menjadikan rumah produksi sebagai pusat belajar keterampilan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menekankan komitmen bank untuk naik kelas UMKM melalui program pemberdayaan.

