Divestasi 335,768 Juta Saham DEWA, Andhesti Tungkas Pratama Cuan Rp141,69 Miliar
PT Andhesti Tungkas Pratama melakukan divestasi besar-besaran dengan menjual 335,768 juta saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) pada 28 November 2025, meraup keuntungan Rp141,69 miliar. Transaksi ini merupakan bagian dari strategi pengurangan kepemilikan saham langsung, di tengah fluktuasi harga saham DEWA yang sempat anjlok hingga 6,96% pada 4 Desember 2025 akibat aksi jual investor besar. Andhesti, yang awalnya masuk sebagai kreditur melalui konversi utang pada Februari 2025, terus melanjutkan pelepasan saham secara bertahap.
Latar Belakang Transaksi
Andhesti sebelumnya telah divestasi 644,849 juta saham DEWA pada 21 November 2025 seharga Rp416 per saham, mengantongi Rp268,26 miliar, sehingga kepemilikan turun dari 11,76% menjadi 10,18%. Divestasi terbaru ini semakin memangkas porsi kepemilikan, sejalan dengan aksi serupa dari kreditur lain seperti Madhani Talatah Nusantara yang telah melepas seluruh sahamnya per Oktober 2025. Tujuan utama tetap divestasi saham langsung, seperti dikonfirmasi Direktur DEWA Mukson Arif Rosyidi dalam keterbukaan informasi BEI.
Dampak pada Saham DEWA
Penjualan massal ini berkontribusi pada tekanan harga saham DEWA, yang mengalami penurunan signifikan baru-baru ini. Meski demikian, emiten Grup Bakrie ini tengah jalankan program buyback saham hingga Rp1,66 triliun mulai 19 November 2025 hingga Februari 2026 untuk stabilkan harga. Investor disarankan pantau perkembangan kepemilikan dan sentimen pasar, mengingat riwayat kenaikan saham DEWA hingga 254% year-to-date sebelumnya.

