IHSG Buka Menguat ke 8635, Antisipasi Koreksi di Tengah Rupiah dan Geopolitik
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
IHSG dibuka menguat ke level 8635 pada Senin, 22 Desember 2025, menunjukkan sentimen positif awal pekan meski ada antisipasi koreksi. Faktor pendorong meliputi dinamika nilai tukar rupiah dan ketegangan geopolitik global, sementara proyeksi teknikal menyoroti support di 8655 dan resistance 8666.
Pergerakan Pembukaan
Indeks ini naik 0,29% atau sekitar 25 poin dari penutupan sebelumnya di 8609, dengan range hari ini antara 8625-8647. Volume transaksi masih terbatas jelang libur akhir tahun, tapi sektor infrastruktur dan teknologi mendukung penguatan.
Faktor Pengaruh Utama
Rupiah bergerak fluktuatif terhadap dolar AS akibat data inflasi AS dan kebijakan BI Rate, sementara geopolitik seperti isu AS-Venezuela menambah volatilitas. Analis memproyeksikan minor consolidation selama IHSG bertahan di atas MA20 dan MA60.
Proyeksi dan Rekomendasi
Support kuat di 8560-8655, dengan potensi resistance 8666-8706 jika momentum berlanjut. Investor disarankan pantau saham seperti INKP, MEDC, dan bank besar untuk peluang buy on weakness.

