IHSG Dibuka Menguat ke 8.683, Saham Bank Jumbo hingga ADRO
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Kamis, 18 Desember 2025, mencapai level 8.683 di awal perdagangan, didorong oleh sentimen positif dari saham bank jumbo dan emiten tambang seperti ADRO.
Pergerakan Pembukaan
IHSG bergerak di rentang 8.679-8.728 dengan kenaikan awal 0,08% atau 6,6 poin dari penutupan sebelumnya di 8.677, menunjukkan momentum bullish pasca-penurunan tipis kemarin. Pembukaan kuat ini selaras dengan tren bulanan naik 3,22% dan tahunan 22,56%, meski volatilitas harian tetap tinggi di tengah ekspektasi kebijakan global.
Saham Penggerak Utama
Saham bank besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI naik signifikan, mendukung sektor keuangan yang mendominasi kontribusi indeks. ADRO (Adaro Energy) juga mencatat penguatan, diikuti emiten komoditas lain, seiring pemulihan harga batubara dan sentimen domestik positif dari restrukturisasi korporasi seperti RUPSLB BBRI baru-baru ini.
Faktor Pendukung
Kenaikan ini dipicu kombinasi stabilitas moneter BI yang tahan suku bunga 4,75% serta inisiatif OJK untuk ekosistem fintech, meningkatkan kepercayaan investor ritel dan institusi. Volume transaksi diproyeksikan tinggi di atas Rp 30 triliun, dengan kapitalisasi pasar mendekati Rp 16.000 triliun.
Potensi IHSG menembus 8.700 tergantung arus asing net buy dan respons terhadap data inflasi AS, dengan support kuat di 8.660 dan resistance 8.777. Investor disarankan pantau rotasi ke sektor konsumsi jika bank mulai terkoreksi.

