IHSG Sesi Siang Nanjak ke Level 8.659, AMMN, ADMR dan INKP Top Gainers

IHSG Sesi Siang Nanjak ke Level 8.659, AMMN, ADMR dan INKP Top Gainers
(Foto IHSG melalui laman Google Finansial)
IHSG terus menunjukkan ketangguhan pada sesi siang Jumat, 12 Desember 2025, dengan indeks berhasil merangkak naik ke level 8.659, menguat 0,88% dari penutupan sebelumnya di 8.583.

Pemulihan ini terjadi setelah sempat terkoreksi ke 8.585 pada sesi pagi, didorong oleh sentimen positif di sektor komoditas dan rotasi dana ke saham-saham blue chip LQ45. Pergerakan ini juga mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik di tengah stabilitas rupiah dan data inflasi yang terkendali.

Top Gainers LQ45

IHSG Sesi Siang Nanjak ke Level 8.659, AMMN, ADMR dan INKP Top Gainers
(Foto Saham AMMN dari Google Finansial)
Saham-saham unggulan mendominasi kenaikan, dengan tiga teratas sebagai berikut:

AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk): Naik signifikan 5,91% atau 375 poin ke Rp6.725 per saham, didukung oleh kenaikan harga tembaga global dan ekspektasi laporan produksi kuartal IV yang solid.

ADMR (PT Adaro Minerals Indonesia Tbk): Menguat 5,15% menjadi Rp1.430, berkat momentum positif di sektor mineral dan aliran dana asing yang masuk.

INKP (PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk): Melonjak 5,08% ke Rp8.275, diuntungkan oleh permintaan ekspor pulp yang meningkat.

Performa Keseluruhan Pasar

Volume transaksi hingga pukul 13:00 WIB mencapai Rp16,26 triliun dari 31,28 miliar lembar saham yang berpindah tangan, menunjukkan likuiditas yang tinggi. Sebanyak 313 saham mengalami kenaikan, sementara 339 saham turun, dengan rasio net foreign buy mencapai Rp300 miliar. Titik tertinggi IHSG sesi siang menyentuh 8.665, sementara terendah di 8.585, mengindikasikan volatilitas moderat di tengah arus masuk investor ritel dan institusi.

Top Losers dan Sektor Lemah

Di sisi lain, beberapa saham besar justru melemah:

DSSA (PT Dian Swastatika Sentosa Tbk): Turun 3,76% ke Rp105.475, terbebani oleh tekanan profit taking di sektor energi.

EMTK (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk): Melemah 1,82% menjadi Rp1.350, dipengaruhi sentimen negatif di sektor teknologi.

UNTR (PT United Tractors Tbk): Anjlok 1,70% ke Rp28.925, akibat fluktuasi harga batubara.

Sektor pertambangan dan pulp memimpin penguatan, sementara energi dan teknologi tertinggal, dengan IHSG berpotensi menembus 8.700 jika sesi sore berlanjut positif.

 

Next Post Previous Post