Jalur Darat Terputus BNPB Salurkan Bantuan Lewat Udara ke Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah

Jalur Darat Terputus BNPB Salurkan Bantuan Lewat Udara ke Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik ke wilayah Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah melalui jalur udara karena jalur darat menuju wilayah terdampak banjir dan longsor masih terputus. Pengiriman bantuan dilakukan menggunakan helikopter dan pesawat untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terisolasi segera terpenuhi.

Helikopter BNPB diberangkatkan dari Bandara Kualanamu, Medan, membawa bantuan sebanyak 60 koli sembako dan 10 koli makanan siap saji dengan total berat sekitar 588 kilogram. Selain helikopter, pesawat Cessna Caravan dari BNPB juga terbang dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah dengan membawa logistik seperti Indomie, eprokal, naraga, genset, alat komunikasi Starlink, dan BBM untuk kebutuhan penerangan dan sarana komunikasi.

Sejumlah kecamatan di Kabupaten Bener Meriah terutama empat kecamatan yang belum tersentuh bantuan melalui jalur darat menjadi prioritas utama pengiriman lewat udara. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa operasi distribusi logistik melalui udara akan terus diperkuat agar bantuan dapat merata dan tepat waktu bagi warga terdampak.

BNPB juga mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang terputus akibat longsor dan banjir guna mempercepat penanganan dan distribusi bantuan. Namun, untuk saat ini, bantuan melalui udara menjadi solusi utama karena kondisi medan yang belum memungkinkan dilalui kendaraan secara darat.

Dengan upaya pengiriman melalui helikopter dan pesawat ini diharapkan kebutuhan pokok masyarakat dan peralatan penting dapat segera masuk ke daerah-daerah yang terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.​

 

Next Post Previous Post