Kucurkan Pinjaman Rp 1,5 Triliun, TPIA dan CDIA Siap Ekspansi di Singapura
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menggelontorkan pinjaman senilai US$95 juta atau sekitar Rp1,5-1,59 triliun untuk mendukung ekspansi bisnis di Singapura. Perjanjian ini ditandatangani pada 18 Desember 2025 dan berlaku hingga 31 Desember 2030, menargetkan penguatan sektor energi grup Chandra Asri.
Detail Transaksi Pinjaman
Pinjaman disalurkan CDIA kepada Chandra Asri Capital Pte Ltd (CAC), sister company dari CDIA dan anak usaha TPIA yang berbasis di Singapura. Dana ini mendukung operasional harian CAC serta investasi spesifik di penyediaan fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Transaksi ini bersifat afiliasi karena hubungan kepemilikan dan pengendali yang sama melalui TPIA, serta masih menunggu persetujuan regulator dengan target rampung akhir 2025.
Strategi Ekspansi di Singapura
CAC berencana ekspansi di sektor SPBU Singapura, bagian dari strategi Chandra Asri Group membangun infrastruktur energi terintegrasi di Asia Tenggara. Langkah ini melanjutkan akuisisi aset Esso di Singapura pada Oktober 2025, memperkuat posisi sebagai pemimpin solusi energi dan mobilitas regional. Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menekankan jaringan ritel bahan bakar Singapura sebagai fondasi pertumbuhan.
Dampak pada Perusahaan
CDIA baru IPO Juli 2025 dan meraup Rp2,37 triliun, dengan dana dialokasikan untuk logistik dan pelabuhan. Saham TPIA sempat turun 0,71% menjadi Rp7.000 pada 23 Desember 2025, meski langkah ini diharapkan tambah nilai bagi grup. Ekspansi ini memperkuat sinergi internal dan potensi pertumbuhan jangka panjang di pasar energi.

