Kunci Jawaban PPG 2025, Apa Hambatan yang Anda Temui Selama Melakukan Upaya Tindak Lanjut?
Hambatan dalam upaya tindak lanjut PPG 2025 sering kali bersifat multifaset, meliputi aspek waktu, sumber daya, dan dinamika sosial di lingkungan sekolah.
Kendala Waktu dan Beban Kerja
Guru menghadapi tekanan waktu akibat jadwal mengajar padat, rapat rutin, dan tugas administrasi seperti laporan bulanan atau penilaian akhir semester. Hal ini menyulitkan pelaksanaan observasi kelas mendalam atau eksperimen metode pengajaran baru secara konsisten. Misalnya, upaya tindak lanjut seperti workshop mini sering terbatas pada 15-30 menit selama jam istirahat, yang tidak cukup untuk diskusi mendalam.
Keterbatasan Infrastruktur Teknologi
Akses internet tidak stabil di daerah pedesaan atau sekolah negeri kurang mampu menghambat penggunaan platform digital seperti Google Classroom atau Zoom untuk sharing praktik terbaik. Banyak guru juga kekurangan perangkat pribadi seperti laptop atau smartphone canggih, sementara siswa di kelas bawah sering berbagi satu komputer sekolah. Pendekatan hibrida, seperti mencetak modul PDF dan memanfaatkan lab TI sekolah, menjadi solusi sementara yang efektif.
Resistensi dari Rekan Guru
Guru senior cenderung resisten terhadap inovasi seperti pembelajaran berbasis proyek atau diferensiasi tugas, karena merasa metode lama sudah terbukti efektif selama bertahun-tahun. Kurangnya insentif atau dukungan dari kepala sekolah memperburuk situasi ini, sehingga kolaborasi antar-guru terhambat. Strategi sukses termasuk demonstrasi langsung oleh "guru model" yang menunjukkan hasil nyata, seperti peningkatan partisipasi siswa hingga 40%.
Tantangan Siswa dan Lingkungan Kelas
Siswa sering menunjukkan kurangnya motivasi dalam aktivitas kelompok, refleksi diri, atau komunikasi positif, terutama di kelas heterogen dengan latar belakang ekonomi beragam. Ukuran kelas besar (lebih dari 35 siswa) menyulitkan personalisasi pembelajaran, sementara pandemi sisa memengaruhi konsentrasi. Pembuatan kesepakatan kelas bersama siswa, disesuaikan minat mereka seperti integrasi game edukasi, berhasil meningkatkan keterlibatan secara signifikan.
Upaya Mengatasi Hambatan
Meski demikian, hambatan ini diatasi melalui perencanaan mingguan sederhana, kolaborasi dengan orang tua via WA group, dan dokumentasi portofolio digital untuk evaluasi diri. Partisipasi dalam komunitas PPG online juga memberikan dukungan eksternal yang berharga.

