Opera Neon, Browser AI Agentik Eksperimental Opera, Kini Terbuka untuk Publik
Opera Neon, browser AI agentik eksperimental dari Opera, kini membuka akses publik luas untuk pengguna Windows dan Mac, menandai transisi dari fase beta tertutup Founders menjadi open beta.
Opera pertama kali mengumumkan Neon pada Juni 2025 sebagai browser pertama berbasis "agentic AI", dirancang bukan hanya untuk browsing biasa tapi menjalankan tugas otonom seperti mengkode aplikasi web sederhana atau otomatisasi workflow. Fase Founders dimulai 2 Oktober 2025, eksklusif untuk pengguna terpilih, sebelum akhirnya dibuka publik pada 11 Desember 2025.
Langkah ini menargetkan power user AI yang haus akan inovasi terbaru, bersaing ketat dengan inisiatif serupa dari Google, Microsoft, dan Perplexity Comet.
Fitur Inti dan Inovasi
Neon menonjol dengan agen AI canggih yang bisa "bertindak" atas nama pengguna, seperti Neon Do untuk merangkum artikel panjang, menyusun daftar belanja dari halaman web, atau bahkan generate kode app via perintah suara. Akses premium mencakup model AI top-tier: Gemini 3 Pro, GPT-5.1, dan Veo 3.1 untuk video generatif, ditambah Tasks untuk manajemen tab pintar, ad blocker, VPN built-in, serta update fitur mingguan. Komunitas Discord eksklusif memungkinkan feedback langsung, menjanjikan evolusi cepat berdasarkan masukan pengguna.
Model Harga dan Nilai Tambah
Harga langganan $19,90 per bulan (kurang lebih Rp333 ribu) menjadi "catch" utama, tapi lebih ekonomis daripada gabungan ChatGPT Plus dan Gemini Advanced yang bisa capai $40/bulan. Browser Opera standar tetap gratis dengan AI dasar, sementara Neon fokus premium untuk pro user. Tantangan ke depan termasuk adopsi massal, kestabilan agen AI di dunia nyata, dan privasi data pada task otonom.
Prospek dan Dampak Industri
Peluncuran ini mempercepat "perang browser AI", di mana Opera memposisikan Neon sebagai pionir agentic browsing yang bisa ubah paradigma dari pasif ke proaktif.
Bagi developer dan content creator Indonesia, Neon berpotensi revolusioner untuk produktivitas, meski harga dan ketersediaan lokal perlu dipantau. Browser ini bisa jadi game-changer jika terbukti reliable di luar demo.

