Prakiraan UMP Jakarta 2026, Ada Kenaikan Cukup Besar

Prakiraan UMP Jakarta 2026, Ada Kenaikan Cukup Besar

Prakiraan UMP Jakarta 2026 menunjukkan potensi kenaikan signifikan hingga mencapai Rp5,78 juta, didorong oleh formula pengupahan baru dari PP yang ditandatangani Presiden Prabowo.

Formula Baru Pengupahan

Pemerintah menetapkan rumus kenaikan UMP = Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi × Alfa), dengan rentang Alfa 0,5 hingga 0,9, naik dari regulasi sebelumnya yang hanya 0,2-0,8.

Asumsi inflasi nasional sekitar 2,4-2,5% dan pertumbuhan ekonomi 5,03-5,1% menjadi dasar simulasi.

Rentang Alfa lebih tinggi ini merespons aspirasi serikat pekerja untuk menyesuaikan biaya hidup yang melonjak.

Simulasi Kenaikan UMP

UMP Jakarta 2025 adalah Rp5.396.761, sehingga proyeksi 2026 bervariasi berdasarkan nilai Alfa.

Nilai Alfa Persentase Kenaikan Kenaikan (Rp) Proyeksi UMP 2026 (Rp)

0,5 4,91-5,05% 264.980-272.239 5.661.741-5.669.000

0,9 6,93-7,15% 373.995-385.892 5.770.756-5.781.005

Angka ini masih simulasi; keputusan final dari Dewan Pengupahan Provinsi DKI dan Gubernur Pramono Anung diumumkan paling lambat 24 Desember 2025.

Dampak bagi Pekerja

Kenaikan cukup besar ini diharapkan meringankan beban hidup di Jakarta yang biayanya tinggi, meski buruh KSPI menargetkan minimal Rp5,8 juta.

Pemprov DKI segera gelar rapat khusus untuk finalisasi, menjamin tidak ada penurunan upah meski ekonomi fluktuatif.

Proyeksi ini positif bagi daya beli pekerja, tapi tergantung kesepakatan akhir dewan pengupahan.

Next Post Previous Post