Saham BUMI dan DEWA Diramal Naik Signifikan hingga Tahun 2026

 

Saham BUMI dan DEWA Diramal Naik Signifikan hingga Tahun 2026

Saham BUMI (PT Bumi Resources Tbk) dan DEWA menunjukkan potensi kenaikan signifikan hingga 2026, didorong oleh diversifikasi bisnis mineral dan stabilitas produksi batubara.​

Proyeksi BUMI

Manajemen BUMI memproyeksikan penjualan batubara stabil di 77-78 juta ton pada 2026, dengan fokus ekspansi ke tembaga, bauksit, dan alumina melalui akuisisi seperti Laman Mining. Analis memperkirakan target harga hingga Rp300-340 dari level teknikal saat ini, meski kinerja keuangan diprediksi stagnan dibanding 2025. Saham ini sudah melonjak 176% year-to-date hingga akhir 2025, mencapai Rp328.​

Outlook DEWA

DEWA (PT Darma Henwa Tbk), anak usaha BUMI di sektor kontraktor pertambangan, diuntungkan oleh ekspansi induknya ke mineral non-termal. Prediksi pasar menyoroti sinergi operasional, dengan potensi naik signifikan seiring proyek alumina berkapasitas 2,4 juta ton mulai Q2-2026. Namun, tekanan harga komoditas global seperti batubara tetap menjadi risiko utama.​

Faktor Pendukung

Kedua saham mendapat dorongan dari transformasi BUMI menuju 50% pendapatan non-batubara pada 2031, termasuk tambang Wolfram di Australia. Investor disarankan pantau breakout Rp248 untuk BUMI, dengan support di Rp230-240. Tren IHSG positif juga memperkuat sentimen.​

Next Post Previous Post