Saham BUMI Melonjak 8,72 Persen pada Sesi I, Aksi Borong Jadi Pemicu Utama
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat kenaikan signifikan sebesar 8,72 persen pada sesi I perdagangan Senin, 22 Desember 2025, mencapai Rp 374 per saham sekitar pukul 09.24 WIB. Lonjakan ini terpicu aksi borong masif investor, dengan net buy mencapai Rp 411 miliar berdasarkan data Stockbit Sekuritas. Aktivitas perdagangan juga mencapai rekor, yakni 3,5 miliar saham dengan frekuensi 85.824 kali dan nilai transaksi Rp 1,3 triliun.
Pemicu Utama Kenaikan
Aksi borong investor menjadi katalis utama, menjadikan BUMI saham dengan pembelian bersih tertinggi di pasar. Sebelumnya, saham ini ditutup Rp 344 pada 19 Desember, yang dianggap sebagai pivot point oleh Kiwoom Sekuritas. Tren bullish ini didukung analisis BRI Danareksa, yang menyebut potensi lanjut selama harga bertahan di atas support Rp 318-338, dengan resistance Rp 370-380.
Performa Terkini BUMI
| (Foto Saham BUMI dari Google Finansial) |
Prospek dan Risiko
Investor raksasa seperti BlackRock menunjukkan minat, dengan potensi masuk indeks MSCI Februari 2026. Namun, volatilitas tinggi memerlukan pengamatan ketat terhadap pullback dan sentimen komoditas. Rotasi sektor di BEI menjadikan saham tambang seperti BUMI incaran utama.

