Saham BUMI Naik 7,94% & DEWA 9,17%, Dongkrak Transaksi Rp6,86 Triliun

Saham BUMI Naik 7,94% & DEWA 9,17%, Dongkrak Transaksi Rp6,86 Triliun

Saham BUMI dan DEWA mencatat kenaikan signifikan pada sesi perdagangan siang Selasa, 9 Desember 2025, di tengah pelemahan IHSG yang mencapai 0,61% ke level 8.657,59. BUMI meroket 7,94% menjadi sorotan utama dengan volume transaksi tinggi, sementara DEWA naik 9,17% dan menjadi incaran investor asing yang memborong saham-saham unggulan ini.​

Performa Saham Unggulan

BUMI, emiten tambang milik Grup Bakrie, melonjak dari level pembukaan pagi yang sempat menyentuh ATH IHSG, berkontribusi pada total transaksi mencapai Rp6,86 triliun di sesi I. DEWA, saham energi terbarukan, juga melesat dengan akumulasi net buy asing signifikan, menguatkan sentimen positif di sektor komoditas dan energi meski indeks utama terkoreksi. Keduanya mendominasi papan pemimpin penguatan, dengan kapitalisasi pasar yang turut terdongkrak.​

Faktor Pendorong Kenaikan

Saham BUMI Naik 7,94% & DEWA 9,17%, Dongkrak Transaksi Rp6,86 Triliun
(Foto Saham BUMI dari Google Finansial)
Investor asing aktif mengakumulasi BUMI dan DEWA di tengah profit taking pasar domestik, didukung prospek harga komoditas nikel dan batu bara yang stabil pasca-data ekonomi global. Analis mencatat sentimen ini kontras dengan tekanan The Fed yang ditunggu sore ini, di mana kedua saham ini bertindak sebagai penyangga volatilitas IHSG. Volume perdagangan BUMI mencapai miliaran lembar, sementara DEWA menarik minat ritel dan institusi.​

Prospek dan Rekomendasi

Potensi rebound IHSG di sesi II bergantung pada pergerakan BUMI-DEWA, dengan target resistance 8.769 jika penguatan berlanjut. Investor disarankan hold atau tambah posisi pada keduanya untuk antisipasi katalis ekspor tambang, sambil pantau support IHSG di 8.617. Transaksi Rp6,86 triliun ini menandakan likuiditas kuat di saham blue chip.​

Next Post Previous Post