Samsung Galaxy S26 Bakal Hadirkan AI On-Device yang Lebih Canggih dengan Exynos 2600

Samsung Galaxy S26 Bakal Hadirkan AI On-Device yang Lebih Canggih dengan Exynos 2600
Samsung Galaxy S26 siap merevolusi pengalaman smartphone dengan AI on-device yang jauh lebih canggih berkat chipset Exynos 2600, chipset 2nm pertama di dunia yang diumumkan Samsung akhir pekan lalu.

Chipset ini debut pada seri Galaxy S26 di Q1 2026, menjanjikan peningkatan performa NPU hingga 113% dibanding Exynos 2500, memungkinkan pemrosesan model AI besar langsung di perangkat tanpa internet.

Kolaborasi dengan NotaAI melalui platform NetsPresso mengoptimalkan ukuran model AI sambil menjaga akurasi, melanjutkan kerja sama sukses dari Exynos 2400 dan 2500.

Spesifikasi Exynos 2600

Exynos 2600 menggunakan fabrikasi 2nm GAA untuk efisiensi daya superior, dengan konfigurasi deca-core Arm v9.3: 1x C1-Ultra 3.8GHz, 3x C1-Pro 3.25GHz, plus core efisien lainnya.

GPU Xclipse 960 dari AMD tawarkan performa 2x lebih cepat dan ray tracing 50% lebih baik, ditambah Exynos Neural Super Sampling (ENSS) berbasis AI untuk gaming mulus.

Dukung LPDDR5X, UFS 4.1, layar 4K@120Hz, kamera hingga 320MP, video 8K, serta modem 5410 untuk komunikasi satelit.

Kemampuan AI On-Device

NPU 32K MAC dorong generative AI seperti pengeditan foto, asisten virtual, dan terjemahan real-time secara lokal, tingkatkan privasi dan kecepatan.

ISP baru dengan AI Visual Perception System (VPS) dan Deep Learning Video Noise Reduction (DVNR) hasilkan foto/video low-light superior, zero shutter lag pada 108MP.

Keamanan hardware seperti virtualization security dan post-quantum cryptography lindungi data jangka panjang.

Dampak untuk Galaxy S26

Seri S26 (termasuk Ultra) gunakan Exynos 2600 di pasar tertentu seperti Korea, sementara global pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, tapi AI on-device jadi unggulan utama.

Peluncuran Februari 2026 hadirkan evolusi mobile AI: gaming realistis, kamera cerdas, dan fitur satelit, posisikan Samsung kompetitif lawan flagship lain.

Bagi pengguna Indonesia, ini berarti pengalaman AI lebih responsif untuk konten kreator, analisis finansial, dan hiburan sehari-hari.​

Next Post Previous Post