Tarif Listrik PLN Desember 2025 Tetap Stabil, Rincian Lengkap per Golongan Pelanggan

Tarif Listrik PLN Desember 2025 Tetap Stabil, Rincian Lengkap per Golongan Pelanggan

Tarif listrik PLN untuk periode 1-31 Desember 2025 tidak mengalami kenaikan atau penurunan untuk semua golongan pelanggan subsidi maupun nonsubsidi, sesuai keputusan Kementerian ESDM melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2025. 

Kebijakan ini berlaku sejak 1 Desember 2025 hingga akhir triwulan IV, bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi nasional yang stabil. Pelanggan dapat memeriksa tagihan melalui aplikasi PLN Mobile atau situs resmi PLN untuk menghindari kebingungan.​

Rincian Tarif Rumah Tangga Subsidi

Tarif untuk pelanggan rumah tangga berdaya rendah tetap rendah berkat subsidi pemerintah.

Golongan R-1/TR 450 VA: Rp 415 per kWh​

Golongan R-1/TR 900 VA: Rp 605 per kWh​

Rincian Tarif Rumah Tangga Nonsubsidi

Pelanggan rumah tangga nonsubsidi dengan daya lebih tinggi dikenai tarif standar tanpa subsidi.

Golongan R-1/TR 900 VA (RTM): Rp 1.352 per kWh​

Golongan R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh​

Golongan R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh​

Golongan R-2/TR 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh​

Golongan R-3/TR >6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh​

Rincian Tarif Bisnis dan Industri

Golongan bisnis serta industri memiliki tarif bervariasi berdasarkan daya dan tegangan.

Golongan B-2/TR 6.600-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh​

Golongan B-3/TM >200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh​

Golongan I-3/TM >200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh​

Golongan I-4/TT ≥30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh​

Rincian Tarif Pemerintahan dan Lainnya

Pelanggan pemerintahan serta khusus seperti penerangan jalan juga tetap.

Golongan P-1/TR 6.600-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh​

Golongan P-2/TM >200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh​

Golongan P-3/TR (penerangan jalan): Rp 1.699,53 per kWh​

Golongan L/TR, TM, TT: Rp 1.644,52 per kWh​

Cara Menghitung Token Listrik dan Tips Hemat

Untuk token prabayar, kalikan kWh yang dibeli dengan tarif golongan masing-masing, lalu tambahkan biaya administrasi serta PPN 11%. 

Contoh: Pelanggan R-1/TR 900 VA subsidi beli 10 kWh = 10 x Rp 605 + PPN = sekitar Rp 6.745. Hemat energi dengan mematikan alat tak terpakai dan gunakan LED untuk mengurangi konsumsi hingga 20-30%. Informasi terbaru selalu cek situs PLN atau ESDM karena penyesuaian bisa terjadi.​

 

Next Post Previous Post