Viral TikTok: Nova Kasih Blunder Full Album di UC Browser, Hoax atau Beneran?
Viral TikTok mengenai "Nova Kasih Blunder Full Album di UC Browser" murni hoax dan penipuan digital yang dirancang untuk mengeksploitasi popularitas konten sensual dari TikToker Nova Kasih. Tidak ada bukti kredibel bahwa ada kebocoran video "full album" dewasa atau blunder pribadi yang benar-benar terjadi, melainkan hanya jebakan klik berbahaya yang menyebar sejak awal Januari 2026.
Latar Belakang Viralitas
Fenomena ini meledak di TikTok sekitar 10-12 Januari 2026, dipicu oleh ribuan pencarian seperti "Nova Kasih UC Browser", "link Nova Kasih full", dan "Nova Kasih blunder OSIS". Akun-akun palsu seperti @inova.kasih3, @inova.kasih4, @novvvvvkkkk, serta @novakasih2026 memanfaatkan video asli Nova yang menampilkan tarian seksi dengan seragam OSIS ditambah tank top atau pakaian minim lainnya. Mereka menambahkan caption provokatif seperti "Full album bocor di UC Browser, klik link bio!" atau "Blunder Nova Kasih tersembunyi di UC", yang langsung viral di FYP pengguna remaja dan pencinta konten hiburan dewasa.
Nova Kasih sendiri tampaknya adalah kreator konten TikTok Indonesia yang fokus pada dance challenge sensual, mirip tren goyang ala artis lokal atau K-pop. Video-videonya yang asli memang sering kali mengundang perhatian karena elemen visual menarik, tapi tidak pernah ada konfirmasi dari akun resminya (jika ada) tentang insiden blunder. Banyak situs clickbait seperti romisaputra.com dan poskota.co.id ikut meramaikan dengan judul sensasional, tapi isi artikelnya justru memperingatkan bahaya tanpa menyediakan link asli.
Mekanisme Penipuan
Modus ini klasik: Pengguna enticed untuk download UC Browser (atau mengakses link di dalamnya) dengan janji konten eksklusif "full album" atau "video 19 detik blunder". Namun, begitu diklik:
Redirect ke situs judi online ilegal seperti slot atau togel, yang marak di Indonesia.
Phishing palsu login TikTok/Instagram untuk curi akun.
APK malware yang install virus pencuri data perangkat, termasuk nomor HP, saldo e-wallet (seperti GoPay/OVO yang populer di Pekanbaru), atau bahkan akses kamera/mikrofon.
Iklan pop-up tak berujung yang sulit ditutup.
Pakar keamanan siber dari berbagai media seperti mureks.co.id dan gadget.viva.co.id menegaskan ini bagian dari kampanye scam massal, mirip kasus viral sebelumnya seperti "Botol Golda" atau "Simontok anti-blokir". Mereka menargetkan pengguna muda yang penasaran, terutama di platform seperti TikTok yang algoritmanya cepat nyebarin konten kontroversial.
Dampak dan Statistik
Hingga pertengahan Januari 2026, tren ini sudah ditonton jutaan kali berdasarkan data pencarian TikTok "novakasih viral". Beberapa YouTube Shorts seperti dari channel berita juga ikut bahas, menambah hype. Sayangnya, banyak korban yang lapor kehilangan data atau duit di dompet digital setelah klik, meski angka pastinya belum ada dari BSSN atau Polri. Di Indonesia, kasus serupa sering berujung kerugian miliaran rupiah per bulan dari phishing dan malware.

