ABMM: Profil Lengkap Perusahaan dan Prospek Cerah di Tahun 2026
PT ABM Investama Tbk (ABMM) merupakan perusahaan energi terintegrasi yang berfokus pada sektor pertambangan batubara, kontraktor tambang, solusi daya listrik, logistik, dan fabrikasi peralatan berat.
Didirikan pada 2006 sebagai PT Adiratna Bani Makmur dan berganti nama setelah akuisisi Grup Tiara Marga Trakindo (TMT), ABMM mengelola ribuan karyawan dengan pendapatan tahunan mencapai triliunan rupiah dari operasi di seluruh Indonesia.
Profil Bisnis dan Struktur Anak Usaha
ABMM beroperasi melalui tiga segmen utama: Kontraktor Pertambangan & Tambang Batubara (via PT Cipta Kridatama dan PT Reswara Minergi Hartama),
Jasa (solusi listrik via PT Sumberdaya Sewatama, logistik via PT Cipta Krida Bahari), serta Fabrikasi (PT Sanggar Sarana Baja untuk alat berat).
Perusahaan memiliki cadangan batubara signifikan, kontrak tambang jangka panjang, dan ekspansi ke energi terbarukan seperti pembangkit listrik mini hidro melalui PT Nagata Dinamika dan PT Punggawa Nagata Dinamika Hidro. Kinerja keuangan solid dengan laba bersih positif berturut-turut, Net Profit Margin 13,40%, dan RoE 16,56%, didukung pendapatan TTM Rp18,78 triliun serta laba bersih Rp863 miliar.
|
Segmen Bisnis |
Anak Usaha Utama |
Kontribusi Utama |
|
Tambang & Kontraktor |
Reswara, Cipta Kridatama |
Produksi batubara thermal kalori rendah, kontrak dengan perusahaan
besar. |
|
Jasa Energi & Logistik |
Sewatama, CKB Logistics |
Solusi ketenagalistrikan off-grid, transportasi batubara pit-to-port |
|
Fabrikasi |
Sanggar Sarana Baja |
Pembuatan dumper dan komponen alat berat untuk tambang |
|
Energi Terbarukan |
Ajn Group, Nagata |
Pembangkit listrik hidro dan bioenergi |
Kinerja Fundamental Terkini
Prospek 2026: Peluang dan Tantangan
| (Foto Saham ABMM dari Google Finansial) |

