BlackRock & Raksasa Investor Raksasa Rebalance Saham BBCA di Awal 2026: Sinyal Bullish?
BlackRock dan investor raksasa seperti HSBC serta Credit Agricole telah mengakumulasi jutaan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada awal perdagangan Januari 2026. Aktivitas rebalance ini menandakan kepercayaan meningkat terhadap potensi pemulihan BBCA di tengah stabilisasi sektor perbankan Indonesia.
Gerakan Investor Utama
BlackRock Inc memimpin akumulasi dengan menambah kepemilikan BBCA signifikan hingga 9 Januari 2026, diikuti manajer aset besar lainnya. Langkah ini mencerminkan penyesuaian portofolio yang menguntungkan bank blue-chip Indonesia pasca-koreksi 2025.
Sinyal Bullish
Pembelian bersih ini melawan penurunan BBCA sebesar 18,27% sepanjang 2025, menjadikannya pilihan utama asing di perbankan bersama BBRI dan BMRI untuk 2026. Aliran institusional seperti ini sering mendahului rebound harga, didukung fundamental kuat BBCA seperti ekspansi digital dan pembelian kembali saham.
Konteks Pasar
IHSG Indonesia diuntungkan oleh fokus pada sektor resilien ini, dengan support BBCA di Rp7.500 bertahan secara teknikal. Investor perhatikan potensi pembalikan jika akumulasi berlanjut hingga akhir Januari.

