Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026 Online via beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 dilakukan sepenuhnya secara online melalui situs resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id, yang merupakan portal utama dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan RI.
Proses ini dirancang untuk memudahkan calon penerima beasiswa dari seluruh Indonesia dengan fokus pada jenjang S2/S3 di universitas terakreditasi nasional maupun internasional.
Baca Juga: 10 Tips Rahasia Sukses Lulus LPDP 2026: Dari Persiapan hingga Wawancara
Syarat Lengkap Pendaftar
Persyaratan umum mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) usia maksimal 35 tahun untuk S2 dan 40 tahun untuk S3, telah lulus minimal D4/S1 dengan IPK minimal 2,75 (akreditasi A), 2,90 (B), atau 3,00 (luar negeri), serta tidak sedang menerima beasiswa lain dari pemerintah atau swasta.
Calon penerima harus sehat jasmani/rohani, bebas narkoba (dibuktikan tes), bersedia kembali ke Indonesia pasca-studi dalam 1 tahun, dan menandatangani ikatan dinas.
Untuk program khusus seperti Afirmasi atau Prioritas, ada tambahan kriteria seperti berasal dari daerah tertinggal atau memiliki prestasi nasional/internasional. Sertifikat bahasa Inggris wajib, seperti TOEFL ITP 550, TOEFL iBT 80, IELTS 6.5, atau TOEIC 750, yang masih berlaku minimal 2 tahun.
Dokumen yang Diperlukan
Dokumen utama meliputi scan KTP/KITAS, ijazah dan transkrip nilai terakhir (legalisir), surat rekomendasi dari dosen/guru besar (2 lembar dengan format resmi LPDP), esai komitmen kontribusi untuk Indonesia (1.500-2.000 kata), dan surat pernyataan beasiswa LPDP.
Jika sudah punya LoA Unconditional (Letter of Acceptance), unggah juga beserta bukti pembayaran biaya aplikasi universitas.
Dokumen pendukung lainnya: CV terbaru, sertifikat TOEFL/IELTS, portofolio karya (untuk bidang seni/desain), surat keterangan sehat, dan bukti prestasi seperti medali atau publikasi jurnal. Semua file harus PDF, ukuran maksimal 1MB per dokumen, dan nama file sesuai petunjuk situs (misalnya: "Nama_NIK_Ijazah.pdf").
Panduan Langkah Demi Langkah
Kunjungi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id dan klik "Daftar Akun Baru"; masukkan NIK (dari KTP), email aktif, password kuat, serta data dasar seperti tanggal lahir.
Verifikasi akun via email yang dikirimkan sistem (cek spam jika tidak muncul); login kembali dengan kredensial tersebut.
Pilih jenis beasiswa (Reguler, Afirmasi, Targeted, dll.), isi data diri lengkap (identitas, kontak, riwayat keluarga), riwayat pendidikan (SD hingga S1), pengalaman organisasi/kerja/relawan.
Tentukan pilihan universitas (maksimal 3 prioritas) dari daftar LPDP-approved, pilih program studi, lalu unggah semua dokumen sesuai checklist.
Tulis esai dan jawab pertanyaan esai proposal di menu khusus; preview seluruh formulir, pastikan tidak ada kesalahan, lalu klik "Submit Pendaftaran".
Unduh bukti pendaftaran (PDF) dan simpan; pantau status melalui dashboard akun hingga pengumuman. Hindari mendaftar ulang karena data lama akan tertimpa.
Jadwal dan Seleksi 2026
Pendaftaran Tahap 1 2026 telah dibuka sejak awal Januari 2026 dan berlangsung hingga akhir Februari (untuk intake September 2026), sementara Tahap 2 biasanya April-Mei untuk intake Januari 2027; konfirmasi jadwal terbaru di lpdp.kemenkeu.go.id karena bisa berubah. Seleksi meliputi administrasi (Februari-Maret), substansi (wawancara online/offline), hingga pengum
uman akhir April-Mei. Kuota 2026 diproyeksikan 10.000-15.000 awardee, dengan prioritas bidang prioritas nasional seperti teknologi, kesehatan, dan ekonomi.
Tips Sukses dan Potensi Masalah
Persiapkan LoA sejak dini untuk jalur Reguler (boost skor 20-30%), tulis esai autentik yang tunjukkan kontribusi konkret, dan ikuti webinar LPDP di YouTube resmi.
Masalah umum: email verifikasi gagal (gunakan Gmail), dokumen buram/tidak lengkap (pastikan resolusi 300dpi), atau melewatkan deadline LoA (maksimal 3 hari post-submit). Sebagai pengguna BRImo/SeaBank, manfaatkan promo digital untuk scan/print dokumen murah via Gojek/Grab. Peluang lolos lebih tinggi jika IPK >3.25 dan punya pengalaman kerja/rekomendasi kuat.

