Cara Daftar PPPK KemenHAM 2025, Cek Link Resmi dan Berkas Wajib Diunggah
Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) 2025 telah dibuka dengan total 500 formasi di lima jabatan fungsional dan pelaksana. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SSCASN BKN mulai 7 hingga 23 Januari 2026 untuk lulusan D3 dan S1. Proses ini bertujuan memperkuat struktur organisasi KemenHAM sebagai kementerian baru hasil pemekaran.
Link Resmi Pendaftaran
Pendaftaran hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id, hindari jasa pihak ketiga. Informasi lengkap tersedia di situs resmi KemenHAM: https://kemenham.go.id/pppk-kemenham-2025. Pengumuman resmi dan template dokumen unduh https://s.kemenham.go.id/hub/pppk-kemenham-2025
Formasi yang Dibuka
KemenHAM membuka lima jabatan dengan penempatan di unit pusat dan kantor wilayah seluruh Indonesia.
Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama
Perencana Ahli Pertama
Apoteker Ahli Pertama
Penata Layanan Operasional
Pengelola Layanan Operasional
Setiap jabatan punya kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja berbeda, minimal IPK 2,75, serta ijazah disetarakan untuk lulusan luar negeri.
Syarat Umum Pendaftaran
Pelamar harus berusia maksimal 59 tahun per 1 Januari 2026, sehat jasmani-rohani, tidak terlibat organisasi terlarang, dan bebas narkoba (bukti diserahkan pasca lulus). Siapkan data valid dari e-KTP, KK, atau surat keterangan perekaman e-KTP. Buat akun SSCASN sekali saja dengan data kependudukan sesuai dokumen resmi.
Berkas Wajib Diunggah
Semua dokumen scan dan unggah via SSCASN BKN.
Surat lamaran bermeterai Rp10.000 (template tersedia)
Surat pernyataan 18 poin bermeterai Rp10.000
e-KTP atau surat keterangan rekam KTP
Pas foto 4x6 latar merah
Ijazah dan transkrip nilai
Surat penyetaraan ijazah (lulusan luar negeri)
Langkah-langkah Pendaftaran
Buat akun di https://sscasn.bkn.go.id dengan data KTP dan KK.
Login, pilih instansi KemenHAM, dan jabatan sesuai kualifikasi.
Isi formulir, unggah berkas wajib, dan simpan bukti pendaftaran.
Pantau jadwal seleksi di situs resmi, termasuk SKD dan SKB.
Pastikan baca pengumuman lengkap sebelum daftar untuk menghindari kesalahan.

