Coupling Rotex Sering Getar? Cek 5 Faktor Ini Sebelum Ganti Mesin
Coupling Rotex Sering Getar? Cek 5 Faktor Ini Sebelum Ganti Mesin
Ketika mesin bergetar, sebagian besar orang sering kali langsung mengasumsikan itu berasal dari motor listrik atau gearbox. Akibatnya, keputusan yang diambil cenderung ekstrem yakni overhaul besar atau bahkan mengganti mesin. Padahal, bisa jadi itu berasal dari komponen kecil seperti coupling Rotex.
Kesalahan tersebut justru berujung pada pemborosan biaya, downtime produksi, hingga kerusakan berantai pada komponen lain. Nah, sebelum memutuskan untuk mengganti mesin, ada baiknya Anda mengecek kondisi coupling Rotex yang digunakan.
Penyebab Coupling Rotex Menimbulkan Getaran
1. Ukuran Bore dan Shaft Tidak Sesuai
Ketidaksesuaian diameter bore coupling dengan shaft dapat menimbulkan celah atau tekanan berlebih. Kondisi ini membuat putaran tidak stabil dan memicu getaran, terutama saat kecepatan tinggi.
2. Salah Memilih Spider Coupling
Spider pada coupling Rotex tersedia dalam berbagai material dengan tingkat elastisitas berbeda. Pemilihan spider yang terlalu keras atau terlalu lunak dapat menyebabkan redaman getaran tidak optimal.
3. Beban Torsi Melebihi Spesifikasi
Coupling Rotex dirancang dengan batas torsi tertentu. Jika beban kerja aktual melampaui spesifikasi, coupling akan bekerja di luar desainnya dan menimbulkan getaran berlebih, bahkan berisiko rusak prematur.
4. Misalignment Poros
Ketidaksejajaran komponen angular, parallel, atau axial misalignment antara motor dan mesin penggerak menjadi penyebab umum getaran. Walaupun coupling Rotex mampu mentoleransi misalignment ringan, kondisi berlebih tetap akan berdampak negatif pada mesin.
5. Keausan dan Pemasangan Tidak Presisi
Spider yang sudah aus atau pemasangan hub yang tidak presisi dapat menurunkan kestabilan putaran. Getaran kecil tersebut jika dibiarkan lama bisa menjadi masalah serius.
Dampak Getaran Coupling terhadap Kinerja Mesin
Getaran yang berasal dari coupling tidak hanya terasa pada area kopling, tetapi menyebar ke seluruh sistem. Bearing dan gearbox menjadi komponen pertama yang terdampak karena menerima beban dinamis berulang. Akibatnya, usia pakai komponen menurun drastis.
Selain itu, efisiensi produksi ikut menurun akibat energi yang terbuang untuk meredam getaran. Risiko downtime tak terencana pun meningkat, yang pada akhirnya mengganggu target produksi sehingga meningkatkan biaya operasional secara keseluruhan.
Solusi Mengatasi Getaran Tanpa Harus Ganti Mesin
1. Evaluasi Ulang Spesifikasi Coupling
Pastikan kapasitas torsi, kecepatan, dan ukuran coupling sesuai dengan kondisi aktual mesin.
Pastikan Spider dan Alignment Sesuai
Gunakan spider dengan material yang tepat. Lakukan alignment poros secara presisi untuk mengurangi sumber getaran.
2. Gunakan Coupling Rotex Sesuai Aplikasi
Setiap aplikasi industri memiliki karakteristik beban berbeda. Maka, pilihlah coupling yang tepat untuk meningkatkan stabilitas dan keandalan sistem.
3. Konsultasi dengan Supplier Berpengalaman
Dukungan teknis dari supplier yang berpengalaman tentang kebutuhan mekanikal sangat membantu dalam menentukan solusi yang tepat.
Nah, coupling Rotex sering kali terlihat sebagai komponen kecil, tetapi berdampak besar terhadap performa mesin.
Maka dari itu, selalu perhatikan pemilihan produk dengan spesifikasi akurat dan pemasangan yang benar. Jadi, nantinya dapat memperpanjang usia mesin sekaligus menekan biaya perawatan. Pastikan Anda memperoleh produk dari distributor terpercaya yang jual coupling rotex berkualitas, salah satunya Indo Mandiri Engineering.
Website: indocoupling.co.id
WhatsApp: wa.me/62816955683
Alamat: Ruko Pulogadung Trade Centre (PTC) Blok H8. 20, Jl. Raya Bekasi No.KM. 21 Kota Administrasi Jakarta Timur DKI Jakarta

