Cuaca Bandung Januari 2026: Hujan Lebat dan Suhu Dingin Mengintai

Cuaca Bandung Januari 2026: Hujan Lebat dan Suhu Dingin Mengintai
(Foto Cuaca Bandung dari BMKG)
Cuaca di Bandung pada Januari 2026 memang sedang ekstrem dengan hujan lebat yang sering terjadi dan suhu udara yang terasa sangat dingin, membuat warga menggigil. 

Kondisi ini dipengaruhi oleh puncak musim hujan di wilayah Jawa Barat, di mana BMKG mencatat suhu minimum mencapai 19-20 derajat Celsius, sementara suhu maksimum berkisar 28-31 derajat Celsius. Fenomena ini normal untuk periode tersebut, tapi intensitasnya lebih terasa karena faktor cuaca global dan lokal.

Penyebab Utama Dingin dan Hujan

Tutupan awan tebal menghalangi sinar matahari secara signifikan, sehingga permukaan bumi kehilangan panas secara cepat, terutama di malam dan pagi hari. Proses evaporasi dari air hujan yang melimpah juga menyerap panas lingkungan, membuat udara terasa lebih dingin meskipun suhu aktual tidak ekstrem seperti di pegunungan. Selain itu, angin kencang hingga 20 km/jam dari pola konvergensi udara dan pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO) memperburuk hujan lebat, petir, serta potensi banjir di Bandung Raya.

Prakiraan Cuaca Terkini (14-21 Januari 2026)

BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang akan dominan sepanjang minggu ini, dengan intensitas lebat di sore hingga malam hari. Suhu udara diperkirakan stabil di rentang 20-31°C, disertai kelembaban relatif tinggi 65-94% yang membuat udara lembap dan pengap. 

Pada 16-18 Januari, potensi hujan lebat masih tinggi di sekitar Bandung, Priangan Timur, dan Jawa Barat bagian barat, dengan risiko angin kencang dan kilat yang mengancam aktivitas luar ruangan. Warga diimbau memeriksa prakiraan harian melalui situs resmi BMKG untuk update real-time.

Dampak bagi Masyarakat

Kondisi ini berpotensi memicu banjir hidrometeorologi di daerah rendah seperti pinggiran Bandung, serta gangguan transportasi dan listrik akibat pohon tumbang. Kesehatan masyarakat juga terdampak, karena fluktuasi suhu ekstrem (dari 19°C pagi hingga 32°C siang) dapat menurunkan daya tahan tubuh, meningkatkan risiko flu atau ISPA. Aktivitas ekonomi seperti pertanian dan pariwisata Lembang mungkin terganggu, sementara lalu lintas di tol dan jalan arteri sering macet karena guyuran hujan.

Tips Mengatasi Cuaca Ekstrem

Pakaian dan Aksesoris: Selalu pakai jaket tebal atau hoodie berlapis saat keluar, terutama pagi dan malam, serta bawa payung atau jas hujan tahan angin.

Kesehatan: Minum air hangat, konsumsi makanan bergizi tinggi vitamin C, dan hindari aktivitas berat di luar ruangan saat hujan lebat untuk cegah hipotermia ringan.

Keamanan: Pantau sungai Citarum dan waduk terdekat untuk waspada banjir, gunakan aplikasi BMKG atau Info BMKG untuk notifikasi dini, serta siapkan genset jika listrik padam.

Transportasi: Gunakan kendaraan roda empat jika memungkinkan, hindari genangan air dalam, dan cek promo ride-hailing seperti Gojek atau Grab untuk diskon payung atau pengemudi prioritas.


Situasi ini diharapkan mereda menjelang akhir Januari seiring transisi musim, tapi tetap waspada karena prakiraan bisa berubah.

Next Post Previous Post