Dari Sarang Walet ke Naga: Lonjakan Gila RLCO ke Rp8.700, Akankah Capai Rp10.000?
Saham RLCO dari PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, emiten pengolah sarang burung walet, mengalami lonjakan harga ekstrem dari level IPO Rp168 per saham pada Desember 2025 hingga mencapai Rp8.700 baru-baru ini, didorong euforia pasar dan fundamental kuat.
Lonjakan Harga Terkini
Harga saham RLCO sempat menyentuh Rp3.210 per 9 Januari 2026 dengan kenaikan 1.810% sejak IPO, memecahkan rekor Auto Reject Atas (ARA) 17 kali berturut-turut, dan terus meroket hingga Rp8.700 di Januari 2026. Lonjakan ini melebihi 5.000% dari harga awal, mencerminkan antusiasme investor terhadap prospek ekspor dan produk kesehatan berbasis sarang walet.(Foto Saham RLCO dari Google Finansial)
Fundamental Pendukung
Pendapatan RLCO naik 47,55% YoY per Mei 2025 menjadi Rp231,3 miliar, sementara laba bersih melonjak 608% menjadi Rp12,33 miliar, didukung ekspansi produksi dan penjualan suplemen wellness. Valuasi awal murah dengan PBV 1,9x dan PER 26,4x membuat saham ini menarik, meski dana IPO Rp100 miliar baru terserap Rp10 miliar untuk modal kerja bahan baku.
Potensi ke Rp10.000?
Target Rp10.000 realistis dalam momentum saat ini mengingat tren bullish dan permintaan global sarang walet yang tinggi, tapi risikonya besar akibat valuasi berlebih, spekulasi, serta peringatan UMA dari BEI. Investor perlu waspada terhadap koreksi jika euforia memudar, meski fundamental seperti peningkatan ekspor dan traceability mendukung upside jangka panjang.

