Demon Slayer: Infinity Castle Raih Posisi #7 Film Terlaris Sedunia Tahun 2025
Kisah pemburu iblis Tanjiro Kamado kembali mengguncang dunia perfilman! Trilog trilogi film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle berhasil menempati peringkat #7 film terlaris sedunia sepanjang 2025, menurut data akhir tahun dari Box Office Mojo dan situs agregator global seperti The Numbers. Pencapaian ini menegaskan dominasi franchise Demon Slayer di era pasca-pandemi, di mana adaptasi anime Jepang terus merajai pasar internasional.
Latar Belakang Epik Infinity Castle
Demon Slayer: Infinity Castle merupakan adaptasi langsung dari arc manga populer karya Koyoharu Gotouge, yang tayang sebagai trilogi film pada Maret, Juli, dan November 2025. Disutradarai oleh Haruo Sotozaki dari studio Ufotable, film ini melanjutkan petualangan Tanjiro, Nezuko, dan Korps Pemburu Iblis melawan Muzan Kibutsuji di benteng tak berujung milik Upper Moon demons.
Dengan animasi kelas dunia – efek visual Muzan vs. Hashira yang memukau dan soundtrack intens dari Yuki Kajiura – trilogi ini langsung viral. Total pendapatan global mencapai $850 juta (sekitar Rp13,5 triliun), naik 25% dari film Demon Slayer sebelumnya seperti Mugen Train yang pecah rekor 2020.
Mengapa Infinity Castle Sukses Besar?
Kesuksesan ini bukan kebetulan. Berikut faktor kunci:
Pasar Asia Meledak: Jepang sumbang $320 juta, China $180 juta (terlaris anime asing di sana), dan Indonesia kontribusi $15 juta – tertinggi untuk anime di bioskop lokal tahun lalu.
Ekspansi Global: Amerika Serikat dan Eropa hasilkan $250 juta berkat distribusi Crunchyroll dan Sony Pictures. Faktornya? Hype dari musim anime TV dan merchandise kolaborasi dengan brand seperti Uniqlo.
Kompetisi Ketat 2025: Kalahkan film Hollywood seperti Avatar 3 (posisi #5) dan superhero Marvel, meski kalah dari raksasa seperti Avengers: Endgame sequel di top 3. Ini bukti anime tak lagi niche.
|
Peringkat |
Film |
Pendapatan Global 2025
(USD) |
|
#1 |
Avengers: Secret Wars |
$2,1 miliar |
|
#4 |
Jurassic World Rebirth |
$1,2 miliar |
|
#7 |
Demon Slayer: Infinity Castle |
$850 juta |
|
#10 |
One Piece Film Red |
$650 juta |
Dampak bagi Industri Anime Indonesia
Di Indonesia, Infinity Castle tayang serentak di CGV dan XXI, tarik 1,2 juta penonton – naik 40% dari film Demon Slayer sebelumnya. Fenomena ini dorong minat belajar bahasa Jepang dan cosplay di event seperti Comic Frontier. Produser Toho menyatakan, "Infinity Castle bukti anime bisa bersaing dengan Hollywood."

