Emas, Saham, atau Kripto? Mana Paling Untung di 2026? Prediksi Tren Investasi Terhangat
Emas, saham, dan kripto menawarkan peluang untung berbeda di 2026, dengan emas paling stabil berkat tren bullish pasca-2025. Prediksi menunjukkan emas berpotensi naik 5-30%, kripto volatil tapi upside tinggi seperti Bitcoin hingga $250.000, sementara saham teknologi reli lanjut meski berisiko.
Prospek Emas
Emas melonjak 60-70% di 2025 dan diprediksi naik lagi 5-15% dasar atau 15-30% ekstrem di 2026, didorong pelonggaran Fed, permintaan Asia, serta bank sentral. Analis JP Morgan, Goldman Sachs target US$4.600-5.000/oz akhir 2026, menjadikannya safe haven utama.
Performa Saham
Saham teknologi diprediksi reli berlanjut hingga 2026, didukung ketidakpastian moneter AS dan pemangkasan suku bunga Fed. Namun, volatilitas tinggi jika ekonomi melambat, dengan potensi untung moderat bagi indeks seperti S&P 500 tapi kalah dari emas di bull run komoditas.
Potensi Kripto
Kripto seperti Bitcoin dan Ethereum hadapi konsolidasi pasca-2025, tapi Robert Kiyosaki prediksi BTC $250.000 dan emas $27.000/oz sebelum 2026. Ethereum bisa $7.000-9.000 awal tahun, tapi risiko koreksi tinggi pasca-rally.
|
Aset |
Prediksi Kenaikan 2026 |
Risiko Utama |
Cocok Untuk |
|
Emas |
5-30% |
Koreksi ringan |
Investor konservatif |
|
Saham |
Moderat (teknologi +) |
Resesi global |
Jangka menengah |
|
Kripto |
50%+ (BTC tinggi) |
Volatilitas ekstrem |
High-risk taker |

