Harga Emas Meledak di 2026: Inflasi Global, Perang Dagang, dan Faktor Lain yang Bikin Harga Naik Terus

Harga Emas Meledak di 2026: Inflasi Global, Perang Dagang, dan Faktor Lain yang Bikin Harga Naik Terus

Harga emas dunia memang mengalami lonjakan signifikan di awal 2026, mencapai sekitar US$4.802 per troy ons pada perdagangan terkini, didorong oleh kombinasi inflasi global, perang dagang, dan ketegangan geopolitik.

Harga emas spot saat ini berada di level US$4.802,5 per troy ons dengan penurunan harian tipis -0,72%, meski year high sudah menyentuh US$4.891,1. Di pasar domestik Indonesia, harga emas Antam cenderung mengikuti tren global dan diprediksi tembus Rp2,8 juta per gram akibat pelemahan rupiah.

Inflasi Global

Inflasi persisten di ekonomi utama erodasi daya beli mata uang fiat, mendorong investor beralih ke emas sebagai lindung nilai. Tren ini diperparah pelemahan dolar AS, yang membuat emas lebih murah bagi pembeli asing.

Eskalasi perang dagang, terutama ketegangan AS-Tiongkok, memicu pembelian emas oleh bank sentral di Asia dan ASEAN sebagai diversifikasi aset. Analis memprediksi ini akan terus mendukung kenaikan hingga US$4.825 rata-rata tahunan.

Faktor Lain

Ketidakpastian geopolitik seperti protes di Iran, konflik Ukraina, dan kebijakan Trump soal Greenland tingkatkan permintaan emas sebagai safe haven. Penurunan suku bunga The Fed dan pasokan terbatas dari Freeport Indonesia juga berkontribusi.

 

Next Post Previous Post