IHSG Anjlok 0,86% ke 8.913,08 Menjelang Tutup Sesi
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Penyebab Utama
Koreksi IHSG sejalan dengan laporan analis yang memprediksi potensi pelemahan setelah indeks mencapai level tinggi, ditambah pengaruh ketegangan geopolitik regional. Data BEI menunjukkan mayoritas saham (sekitar 546 emiten) berakhir turun, dengan volume transaksi tinggi mencapai puluhan miliar lembar.
Sektor-sektor utama seperti perbankan dan energi ikut tertekan, mirip pola penurunan sebelumnya di level 8.977-9.010. Indeks pendukung seperti LQ45 dan IDX30 juga melemah, menandakan pelemahan luas.
Dampak Pasar
Kapitalisasi pasar BEI menyusut signifikan, sementara frekuensi transaksi mendekati 4 juta kali dengan nilai Rp15 triliun lebih. Investor asing cenderung net sell, memperburuk tekanan menjelang akhir sesi 23 Januari 2026.

