IHSG Dibuka Menguat di Atas 9.000, Bank BUMN Jadi Penopang

IHSG Dibuka Menguat di Atas 9.000, Bank BUMN Jadi Penopang
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG ditutup menguat di atas 9.000 pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan dukungan utama dari saham Bank BUMN seperti BBRI dan BMRI. Indeks ini naik 42,82 poin atau 0,47% menjadi 9.075,41, mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa.

Penggerak Utama

Saham Bank Mandiri (BMRI) naik signifikan hingga 3,10% ke Rp4.990, menyumbang 11,65 poin indeks, sementara BBRI menguat 2,69% ke Rp3.820 dengan kontribusi 15,72 poin. Pembagian dividen interim tahun buku 2025—Rp137 per saham untuk BBRI dan Rp100 untuk BMRI—meningkatkan sentimen investor.

Gambaran Pasar

Dari 670 saham yang bergerak, 339 menguat dan 331 melemah, dengan sektor keuangan serta konsumen non-primer memimpin kenaikan. Nilai transaksi mencapai Rp28,25 triliun dari 50,63 miliar lembar saham dalam 3,37 juta kali transaksi, dorong kapitalisasi pasar mendekati Rp16.512 triliun.
Rupiah tertekan akibat permintaan dolar fisik untuk lindung nilai dan impor, di tengah pekan perdagangan pendek jelang libur Isra Mi'raj. Sesi sebelumnya pada 13-14 Januari juga tembus 9.000, didorong inflow asing dan kekuatan blue chip.


 

Next Post Previous Post