IHSG Kembali Hijau Jelang Penutupan Selasa 13 Januari 2026: Rebound dari Sesi I Melemah

 

IHSG Kembali Hijau Jelang Penutupan Selasa 13 Januari 2026: Rebound dari Sesi I Melemah
(Foto IHSG dari Google Finansial)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat jelang penutupan perdagangan Selasa, 13 Januari 2026, setelah sempat melemah tipis di sesi I pada level 8.884,62. Dibuka menguat 0,55% ke 8.935,73, IHSG rebound dari pelemahan awal yang dipicu tekanan sektor energi dan infrastruktur, didorong aksi beli investor asing senilai Rp205 miliar pada hari sebelumnya.

Pergerakan Harian IHSG

IHSG dibuka positif di 8.931,28, menyentuh high 8.956 sebelum tergelincir ke low 8.841 di sesi I, tutup flat merah -0,10% atau -0,102 poin. Jelang sesi II, sentimen regional seperti Nikkei naik 3,46% dan Kospi +0,90% mendorong rebound, dengan proyeksi resistance 8.930-9.000 jika bertahan di support 8.870. Volume transaksi pagi capai 11,1 miliar saham senilai Rp6,3 triliun, frekuensi 788 ribu kali

Sektor & Saham Pemicu

Sektor basic materials (+1,02%) dan properti (+0,42%) pimpin kenaikan, sementara energi (-1,17%) dan siklikal (-1,90%) tekan indeks. Saham top asing beli: BBRI, ANTM, TLKM; rekomendasi hari ini EMAS (target 5.475-5.650), PGAS (1.995-2.020), BKSL (168-176). LQ45 naik 0,85% ke 874,41, dengan 382 saham menguat vs 180 melemah.

Faktor Penggerak & Outlook

Rebound didukung net buy asing pasca-penutupan merah Senin (8.884,72, -0,58%), volatilitas global akibat kebijakan Trump, dan rupiah di Rp16.858. Analis BNI Sekuritas perkirakan IHSG tembus 9.000 jika stabil di 8.870, tapi waspada koreksi ke 8.700 jika break bawah. Investor ritel di Medan disarankan pantau saham blue chip BEI via app seperti Stockbit untuk manfaatkan momentum.

Next Post Previous Post