IHSG Menguat di Tengah Sentimen Konflik AS dan Venezuela
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
IHSG menguat meskipun ada sentimen negatif dari konflik AS-Venezuela. Penguatan ini didorong oleh saham sektor energi dan komoditas.
Pergerakan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka naik 30,60 poin atau 0,35% ke 8.778,73 pada Senin pagi. Sepanjang hari, IHSG bahkan menembus rekor tertinggi di 8.820,45 dan ditutup menguat hingga 1,27% ke level 8.859. Indeks LQ45 juga naik 0,24% ke 854,08.
AS menyerang Venezuela, menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya atas tuduhan terorisme serta narkoba. Presiden Donald Trump menyatakan AS akan mengendalikan negara tersebut hingga transisi kekuasaan dan membuka peluang perusahaan AS di sektor minyak.
Dampak Sektoral
Konflik memicu kenaikan harga minyak dan emas, mendorong saham migas seperti energi serta emiten emas seperti ANTM (naik 3,43%), ARCI (3,65%), dan BRMS (7,63%). Sektor bahan baku IDX naik 2,62%, meski ada kekhawatiran volatilitas global.
Pandangan Analis
Analis seperti Ratna Lim dan Reydi Octa menilai dampak terbatas dan sektoral, bukan sistemik terhadap IHSG. Investor mungkin beralih ke aset aman seperti emas, tapi data ekonomi domestik positif mendukung penguatan.

