Koleksi Saham Lo Kheng Hong 2026: Dari Sawit hingga Batu Bara

 

Koleksi Saham Lo Kheng Hong 2026: Dari Sawit hingga Batu Bara

Lo Kheng Hong, investor legendaris Indonesia, dikenal dengan portofolio jangka panjang di saham undervalued dari sektor sawit, batu bara, perbankan, dan properti. 

Untuk 2026, ia optimistis menyambut penurunan suku bunga BI yang mendukung saham dividen tinggi dan bank Himbara, sambil mempertahankan posisi di komoditas seperti sawit dan batu bara. Strateginya tetap fokus pada "wonderful companies" yang dijual murah oleh asing, dengan kepemilikan signifikan di emiten seperti Salim Ivomas Pratama (SIMP), Adaro Minerals (ABMM), dan lainnya.

Portofolio Utama Lo Kheng Hong

Berdasarkan data terkini hingga akhir 2025, Lo memiliki saham jumbo di sektor sawit dan batu bara:

Sektor Sawit: Pemegang saham terbesar di PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dari Grup Salim, dengan fundamental laba stabil.

Sektor Batu Bara: Kepemilikan 5,59% di PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ABMM), sebanyak 154,01 juta lembar saham.

Lainnya di bawah 5% termasuk properti seperti PT Intiland Development Tbk (DILD) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) dengan 6,44% dan 5,76%.

Fokus Investasi 2026

Koleksi Saham Lo Kheng Hong 2026: Dari Sawit hingga Batu Bara
(Foto Saham ABMM dari Google Finansial)
Lo menargetkan sektor berikut untuk mempercantik portofolio di tahun kuda api:

Perbankan: BBRI (dividen yield ~8%) dan BMRI (~9%), lebih atraktif daripada deposito pasca-penurunan BI rate.

Pertambangan & Sawit: Tetap andalan karena prospek kinerja kuat dan dividen tinggi.

Dividen Tinggi: Prioritas saham royal dividen di tengah suku bunga rendah.

Sektor

Saham Unggulan

Alasan Utama

Kepemilikan Terkini

Sawit

SIMP

Laba stabil Grup Salim

Terbesar

Batu Bara

ABMM

154 juta lembar

5,59%

Bank

BBRI, BMRI

Dividen 8-9%

Target baru

Properti

DILD, GJTL

Undervalued

5-6%


Strategi Lo menekankan kesabaran jangka panjang, pantau data KSEI untuk update kepemilikan.

Next Post Previous Post