Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 16 Januari 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 16.836

Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 16 Januari 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 16.836
(Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA)

Kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia (USD/IDR) pada Jumat, 16 Januari 2026, berada di level Rp16.836 per dolar AS, mencerminkan pelemahan rupiah yang berkelanjutan di tengah sentimen global dan domestik. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan akhir pekan lalu, di mana rupiah sempat stabil di kisaran Rp16.823 pada 13 Januari, menandakan tren penguatan dolar akibat faktor seperti kebijakan moneter AS di era kepresidenan Donald Trump pasca-pemilu 2024.

Faktor Penggerak Kurs

Beberapa elemen utama mendorong pergerakan ini termasuk ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, defisit perdagangan Indonesia, dan aliran modal asing yang keluar dari pasar emerging seperti IHSG. Selain itu, harga komoditas seperti minyak sawit dan batu bara yang melemah turut menekan rupiah, sementara dolar menguat 0,15% secara harian hingga 15 Januari. Data historis menunjukkan volatilitas 30 hari rata-rata Rp16.757 dengan puncak Rp16.888 dalam 90 hari terakhir.

Perbandingan dengan Bank Lokal

Berikut perbandingan kurs USD/IDR dari sumber terpercaya per 14-16 Januari 2026:

Sumber

Jual (Rp)

Beli (Rp)

Perubahan Harian

Wise

16.836

16.820

+0.15%

BCA

16.850

16.810

Stabil

CNBC Indonesia

16.880

16.830

+0.20%

Kontan

16.860

-

Melemah


Spread jual-beli biasanya 20-50 poin, tergantung likuiditas pagi hari di pasar spot Jakarta.

Dampak bagi Investor Indonesia

Bagi pelaku pasar seperti Anda yang aktif memantau crypto, emas, dan IHSG, pelemahan ini berpotensi menekan impor gadget/teknologi sambil mendukung ekspor. Strategi hedging via digital wallet seperti BRImo atau SeaBank direkomendasikan untuk lindungi portofolio, terutama dengan promo diskon ride-hailing yang sering terpengaruh fluktuasi kurs. Pantau update real-time via Investing.com untuk transaksi harian.
Next Post Previous Post