Mengapa KOCI Naik 80%? Profil dan Prospek Saham Properti Incaran Investor
PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI), emiten properti pengembang perumahan subsidi di Madura, mengalami lonjakan harga saham hingga 80-91% dalam sebulan terakhir hingga Rp170 per lembar, didorong sentimen sektor properti yang bullish.
Profil Perusahaan
KOCI berfokus pada pengembangan affordable housing melalui proyek Kokoh City di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dengan 25.000 unit rumah—70% untuk segmen MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Perusahaan juga menyediakan jasa konstruksi pendukung seperti carport dan wallpaper, serta menargetkan konsumen dari Surabaya.
Kinerja Keuangan
Pada 9 bulan pertama 2025, pendapatan KOCI turun 19% menjadi Rp48,1 miliar akibat lemahnya penjualan non-subsidi, meski aset naik 1,4% ke Rp143,28 miliar dan likuiditas lancar tumbuh 9%. Laba bersih menyusut 23% ke Rp13,7 miliar (EPS Rp3,11), tapi valuasi rendah memicu minat spekulatif.
Faktor Penguatan
Sentimen Sektor: Indeks properti naik 53% sepanjang 2025, prospek 2026 cerah dengan suku bunga KPR turun dan insentif pemerintah.
Teknikal: Breakout pola akumulasi, volume melonjak 464 juta lembar, sinyal bullish stochastic, target harga Rp195-220.
ARA & Retail Hype: Auto Reject Atas pada 9 Januari dan net buy investor ritel memicu FOMO.
Prospek ke Depan
| (Foto Saham KOCI dari Google Finansial) |

