Mengeluh Gaji Kreator Webtoon Kecil, Berujung Batoto Hilang dari Internet

Mengeluh Gaji Kreator Webtoon Kecil, Berujung Batoto Hilang dari Internet

Kreator webtoon di Indonesia sering mengeluh karena gaji atau kompensasi dari platform seperti Webtoon dianggap kecil dan tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Banyak komikus lokal yang bergantung pada pendapatan per episode atau koin pembaca, tapi jumlahnya jauh lebih rendah dibandingkan biaya produksi yang tinggi. Keluhan ini mencuat di media sosial, di mana kreator berbagi pengalaman kerja tanpa bayaran memadai.

Baca Juga: Dibalik Takedown KakaoPage: Batoto dan Situs Manhwa Lainnya Runtuh

Kontroversi Platform Webtoon

Platform Naver Webtoon menghadapi tuduhan tidak membayar kreator secara tepat waktu, termasuk kasus di mana komikus diminta produksi episode tanpa kontrak resmi. Di Indonesia, kreator Canvas merasa dieksploitasi sejak kebijakan baru 2024, di mana reward program dihapus dan pendapatan bergantung pada views yang sulit dicapai. Hal ini memicu frustrasi luas di komunitas.

Kasus Batoto Hilang dari Internet

Batoto, situs agregator scanlation populer untuk manhwa dan webtoon bajakan, menghilang dari internet kemungkinan akibat skandal atau tekanan hukum terkait pelanggaran hak cipta. Meski tidak langsung terkait keluhan gaji, penutupan ini berdampak pada akses pembaca ilegal, yang selama ini merugikan kreator resmi karena mengurangi pendapatan platform. Akses Batoto kini sering bermasalah di browser, menandakan situs sudah offline permanen.

 

Next Post Previous Post