Meta Hadapi Banding FTC atas Akuisisi Instagram-WhatsApp, Dampak ke Pasar Tech Global

Meta Hadapi Banding FTC atas Akuisisi Instagram-WhatsApp, Dampak ke Pasar Tech Global

Meta menghadapi banding dari Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) terkait gugatan antimonopoli atas akuisisi Instagram (2012) dan WhatsApp (2014), dengan pengajuan banding dilakukan baru-baru ini pada Januari 2026. 

Kasus ini sempat dimenangkan Meta pada November 2025 oleh Hakim James Boasberg, yang menyatakan FTC gagal membuktikan adanya monopoli saat ini akibat persaingan ketat dari TikTok dan YouTube. Banding ini membuka kembali ketidakpastian hukum bagi Meta setelah lima tahun litigasi.

Latar Belakang Kasus

FTC menggugat Meta pada 2020, menuduh akuisisi senilai US$1 miliar (Instagram) dan US$19-22 miliar (WhatsApp) bertujuan mematikan pesaing untuk memperkuat dominasi di pasar media sosial dan pesan instan. Pengadilan sebelumnya menekankan bahwa bukti harus menunjukkan pelanggaran monopoli saat ini, bukan hanya masa lalu, dan menyoroti perubahan lanskap pasar. Meta menyambut baik putusan awal sebagai kemenangan bagi inovasi teknologi AS.

Posisi FTC dalam Banding

FTC berargumen bahwa email internal Mark Zuckerberg membuktikan niat strategis untuk membeli ancaman potensial, melanggar undang-undang antimonopoli. Mereka mendefinisikan pasar Meta secara sempit sebagai "jejaring sosial pribadi", mengecualikan TikTok. Banding ini bisa menunda resolusi akhir hingga bertahun-tahun.

Dampak Potensial bagi Meta

Instagram menyumbang hingga setengah pendapatan iklan Meta di AS (sekitar US$37 miliar tahunan), sementara WhatsApp punya miliaran pengguna aktif meski minim monetisasi. Jika kalah, Meta berisiko dipaksa memisahkan aset, mengganggu integrasi produk dan nilai saham. Meta menyebut skenario ini "tidak masuk akal" karena persaingan dinamis.

Implikasi Global dan Indonesia

Kasus ini bisa memengaruhi regulasi akuisisi big tech di AS, Eropa, dan Asia, mendorong pengawasan ketat terhadap merger seperti Google atau Amazon. Di Indonesia, dengan pengguna Instagram/WhatsApp yang masif dan pertumbuhan TikTok, pemisahan berpotensi ganggu layanan, tapi persaingan lokal tetap tangguh. 

Next Post Previous Post