Pemerintah Resmi Kuasai 362,9 Juta Saham Wijaya Karya (WIKA)
Pemerintah Indonesia telah resmi mengambil alih 362,9 juta saham Seri B PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dari PT Danantara Asset Management (DAM). Pengalihan ini dilakukan pada 8 Januari 2026 melalui Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), memperkuat kepemilikan langsung negara atas emiten konstruksi tersebut.
Detail Transaksi
Saham yang dialihkan berjumlah tepat 362.917.027 lembar dengan nilai nominal Rp100 per saham, senilai provisional Rp36,29 miliar berdasarkan nilai buku. Nilai final akan ditetapkan oleh Kepala BP BUMN, dan transaksi ini bersifat internal antarlembaga negara tanpa memengaruhi free float atau saham beredar di bursa.
Dampak Kepemilikan
Sebelumnya, negara hanya pegang 1 saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa, sementara mayoritas Seri B dipegang DAM. Kini, negara kuasai langsung saham Seri B tersebut, tetap mempertahankan Seri A, sehingga memperkokoh posisi sebagai ultimate beneficial owner WIKA.
Konteks WIKA
WIKA adalah BUMN konstruksi dengan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas melalui entitas negara sebelumnya. Transaksi ini tidak melalui perdagangan bursa dan diumumkan via keterbukaan informasi BEI pada 8 Januari 2026.

