Permintaan AI Bikin Chip Memori Mahal, Penjualan Smartphone Turun

Permintaan AI Bikin Chip Memori Mahal, Penjualan Smartphone Turun

Permintaan tinggi untuk chip memori akibat AI memang mendorong harga komponen tersebut melonjak, yang berpotensi memengaruhi pasar smartphone secara global, termasuk di Indonesia. Lonjakan ini disebabkan oleh prioritas produsen seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron yang mengalihkan produksi ke memori premium seperti HBM untuk pusat data AI, sehingga pasokan untuk perangkat konsumen menipis.

Industri AI dari perusahaan seperti OpenAI, Google, dan Microsoft menyerap sebagian besar stok chip memori global, dengan harga beberapa segmen naik hingga dua hingga tiga kali lipat sejak awal 2025. Produsen lebih memilih kontrak AI karena margin keuntungan lebih tinggi dibandingkan smartphone atau PC biasa.

Dampak pada Smartphone

Penjualan smartphone diprediksi turun karena harga rata-rata bisa naik 6,9% hingga 20-30% pada 2026, memukul segmen murah dari Samsung, Xiaomi, dan Realme. Di Indonesia, ini berarti HP entry-level semakin sulit diakses, meski ponsel lipat premium mungkin tetap laku.

Kapasitas produksi baru butuh waktu dua tahun, dan meski ada rencana peningkatan hingga 8 kali lipat, analis ragu bisa tutup kelangkaan sepenuhnya. Konsumen disarankan pantau promo atau tunda pembelian hingga pasokan stabil.

 

Next Post Previous Post