Prediksi Saham Nvidia (NVDA) di 2026: Siap Menyaksikan Kenaikan Melebihi 50%?
| (Foto Saham Nvidia dari Google Finansial) |
Harga saham Nvidia (NVDA) saat ini berada di sekitar $188.85 per Januari 2026, dengan potensi kenaikan signifikan didorong oleh permintaan AI yang terus melonjak.
Analis Wall Street memprediksi NVDA bisa mencapai $256 hingga $352, menandakan upside 34-84% dari level sekarang, melebihi target 50%. Namun, prediksi ini bergantung pada kemampuan Nvidia mempertahankan dominasi chip AI di tengah persaingan ketat.
Faktor Pendorong Kenaikan
Permintaan GPU Nvidia untuk AI dan high-performance computing diproyeksikan mendorong pendapatan FY2026 mencapai $213-293 miliar, naik 63% dari tahun sebelumnya.
Pasar chip AI global diperkirakan tumbuh menjadi $565 miliar pada 2032, dengan Nvidia sebagai pemimpin berkat inovasi seperti Blackwell. Analis seperti C.J. Muse dari Cantor Fitzgerald menetapkan target $300, potensi kenaikan 60%, karena ekspansi cloud dan analitik real-time.
Proyeksi Harga Spesifik
Berikut ringkasan prediksi harga NVDA untuk 2026 dari berbagai sumber:
|
Sumber Analis |
Target Harga 2026 |
Potensi Kenaikan dari
$188.85 |
|
Rata-rata Wall Street |
$256 |
34% |
|
Evercore ISI |
$352 |
84% |
|
Cantor Fitzgerald |
$300 |
59% |
|
CoinCodex |
$200-$428 |
6-127% |
|
Jefferies |
Implisit $261+ |
38%+ |
Proyeksi optimis ini didukung rasio PEG 0.92 yang menarik dibandingkan kompetitor Magnificent 7.
Risiko dan Tantangan
Meski potensi upside besar, ada risiko koreksi jika permintaan AI melambat atau kompetitor seperti AMD menggerus pangsa pasar. Tekanan likuiditas dari pelanggan seperti Meta juga bisa memengaruhi pesanan chip senilai $500 miliar. Geopolitik, termasuk tarif AS, sempat menekan saham ke $86.62 di 2025 sebelum rebound ke $212.19.
Kesimpulan Investasi
Nvidia tetap saham AI terdepan dengan fundamental kuat, siap melonjak melebihi 50% di 2026 jika memenuhi ekspektasi pendapatan. Investor disarankan pantau laporan kuartal mendatang untuk konfirmasi tren ini, dengan valuasi forward P/E 29 kali masih wajar.

