Puncak Musim Hujan 2026: Cuaca Ekstrem Hingga Februari, Wilayah Rawan
Wilayah Rawan
Wilayah utama yang berpotensi terdampak meliputi Sumatra selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Sulawesi Selatan, di mana intensitas hujan meningkat akibat fenomena ITCZ (Intertropical Convergence Zone). BMKG memperingatkan risiko tertinggi hingga akhir Januari 2026, khususnya di pesisir selatan Jawa dan Nusa Tenggara.
Prediksi BMKG
Menurut Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan, puncak musim hujan terjadi pada Januari-Februari 2026, didorong dinamika atmosfer seperti bibit siklon tropis dan konveksi lokal yang memicu curah hujan di atas normal. Musim hujan secara keseluruhan diproyeksikan berakhir sekitar April 2026, meski risiko cuaca ekstrem tetap tinggi hingga Februari.
Imbauan Keselamatan
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap longsor, genangan air, dan banjir, serta memantau prakiraan BMKG secara rutin untuk wilayah rawan seperti DIY dan Jakarta. Pemerintah setempat menyiagakan respons bencana hidrometeorologi.

