Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 7 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 7 Januari 2026

IHSG diproyeksikan terus menguat pada perdagangan Rabu, 7 Januari 2026, melanjutkan momentum positif dari penutupan rekor di 8.933,61 poin (naik 0,84% atau 74,42 poin) pada sesi sebelumnya. Penguatan ini didukung efek "January effect" di mana investor ritel masuk pasar lebih agresif di awal tahun, ditambah sentimen hijau dari bursa Asia dan aliran dana asing yang masuk ke sektor komoditas.

Analisis Pergerakan IHSG Mendalam

Indeks dibuka pagi hari di kisaran 8.890-8.910 poin dengan potensi testing resistance kuat di 8.946 hingga level psikologis 9.000, berdasarkan pola teknikal bullish continuation dari candle sebelumnya. Support primer berada di 8.905 (pivot harian), diikuti 8.880 sebagai zona akumulasi jika terjadi pullback sementara.

Volume transaksi diperkirakan tetap tinggi di atas rata-rata 20 miliar lembar, dengan LQ45 mendominasi 65% aktivitas. Sektor pemicu utama meliputi:

  • Basic Materials: Naik 2,1% kemarin, dipimpin nikel dan batubara.
  • Energi: Penguatan 1,5% berkat harga minyak stabil di USD 75-78 per barel.
  • Konsumer: Bertahan di atas 1% berkat dividen spesial.

Risiko koreksi jangka pendek muncul dari indikator RSI overbought (di atas 70) dan VIX global yang fluktuatif, tapi fundamental domestik kuat dengan inflasi terkendali 2,1% YoY.

Rekomendasi Saham Terpilih


Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 7 Januari 2026
(Foto Saham FAST dari Google Finansial)

Berikut saham-saham unggulan untuk trading hari ini dengan target dan stop loss berdasarkan analisis teknikal terkini:

Saham

Target Harian (Rp)

Stop Loss (Rp)

Alasan Utama

FAST

700-740

620

Breakout volume tinggi, katalis ekspor

PTBA

2.410-2.450

2.320

Rally batubara, foreign buy Rp50 miliar

TINS

3.510-3.760

3.350

Momentum nikel positif, target jangka menengah

BRIS

5.800-5.950

5.650

Banking rebound, dividen yield 7%

ASII

5.250-5.400

5.120

Konsumer defensif, stabil di volatilitas

Fokus buy on weakness untuk saham-saham di atas pukul 09:30 WIB, dengan profit taking parsial di resistance pertama.

Faktor Penggerak & Outlook

Penggerak Positif:

  • Aliran dana asing net buy Rp1,2 triliun minggu ini.
  • Harga komoditas: Nikel USD 16.500/ton (+3%), batubara USD 105/ton.
  • Kebijakan BI: Suku bunga stabil 5,75%, ruang stimulus fiskal.

Risiko:

  • Geopolitik Timur Tengah memicu volatilitas USD/IDR ke Rp16.200.
  • Profit taking pasca-rekor, tapi dibatasi sentimen Trumpomics positif.

Prediksi Penutupan: 8.950-8.980 poin (+0,3-0,5%), dengan peluang all-time high baru jika tembus 9.000. Pantau berita kebijakan Jokowi pasca-lebaran politik untuk katalis tambahan.

Next Post Previous Post