Saham PGUN: Profil Fundamental Solid dan Strategi Ekspansi Menuju 2026
PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) bergerak di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit terpadu, didirikan pada 1995 dengan pemilik Haji Isam yang dikenal dekat dengan kalangan elite. Perusahaan ini mencatatkan IPO pada 2020 dengan harga Rp115 per saham dan telah menunjukkan pertumbuhan signifikan, termasuk lonjakan harga saham hingga 2.918% year-to-date pada 2025 berkat kinerja keuangan impresif.
Kinerja Keuangan Terkini
Pada semester I/2025, PGUN membukukan pendapatan Rp385,17 miliar (naik 48,92%) dan laba bersih Rp83,5 miliar (naik 690,14%), didorong penjualan minyak kelapa sawit. Hingga September 2025, laba melonjak 448% menjadi Rp101,43 miliar, dengan market cap mencapai Rp2,4 triliun dan harga saham sempat menyentuh Rp29.525 (52-minggu high). Fundamental menunjukkan DER rendah (0,35), ROE positif berturut-turut, meski NPM masih di bawah 10%.
Prospek 2026
| (Foto Saham PGUN dari Google Finansial) |
Analisis teknikal menunjukkan support kunci di Rp9.200 dan resistance Rp10.400–11.000, dengan potensi akumulasi meski volatilitas tinggi pasca-koreksi 44,8% dalam 3 bulan. Faktor bullish CPO dan hilirisasi mendukung pertumbuhan jangka panjang.

